Ditjen Pas Bantah Cerita Eks Napi Disiksa di Lapas Narkotika Yogya

Azhar Bagas Ramadhan - detikNews
Selasa, 02 Nov 2021 12:08 WIB
Ilustrasi penjara
Ilustrasi penjara (Getty Images/iStockphoto/Fahroni)
Jakarta -

Dirjen Pemasyarakatan (Pas) angkat bicara menanggapi cerita eks narapidana yang menyebut adanya tindakan kekerasan Lapas Narkotika Kelas II-A Yogyakarta. Pihak Ditjen Pas memastikan tidak terdapat kekerasan berdasarkan keterangan dari Kepala Lapas.

"Dari keterangan Kalapas (Narkotika Kelas II-A Yogyakarta) mengatakan tidak terjadi seperti itu karena pelaksanaan tugas oleh petugas pengamanan atau pembinaan sesuai dengan aturan. Jadi tidak ada tindakan kekerasan," kata Kabag Humas dan Protokol Ditjen Pas Rika Aprianti saat dimintai konfirmasi detikcom, Selasa (2/11/2021).

Rika mengatakan pihaknya tetap melakukan pemeriksaan lebih lanjut soal dugaan kekerasan tersebut. Dia tetap menghormati aduan eks narapidana ke Ombudsman RI (ORI) atas dugaan itu.

"Adapun terdapat aduan tersebut, kita sama-sama harus bersabar. Karena menunggu hasil pemeriksaan. Kami kan juga tetap harus di-cross-check, kami berterima kasih terhadap adanya aduan masyarakat, itu menjadi evaluasi buat kami. Tapi sekali lagi kita juga harus mengevaluasi, kita harus nunggu hasil pemeriksaan," kata Rika.

"Nah, kita sama-sama ya pembuktian ya. Karena gini, akan menjadi sangat tidak adil juga buat petugas kami apabila sudah bekerja baik tetapi dinyatakan seperti itu, jadi kita sama-sama menunggu hasil pemeriksaannya. Kalau dari Kalapas (Narkotika Kelas II-A Yogyakarta) jelas menyatakan bahwa hal itu tidak benar, tidak ada terjadinya kekerasan di Lapas," tambahnya.

Lalu Rika menyatakan tindakan kekerasan di lingkungan lapas atau rutan sama sekali tidak dibenarkan. Dia menyalahkan bila ada petugasnya yang melakukan tindakan fisik.

"Yang pasti, apa pun bentuk tindak kekerasan, itu tidak dibenarkan, baik oleh petugas maupun sesama warga binaan sendiri, karena kita sendiri sudah pada saat putus pidana oleh pengadilan, tugas kita di pemasyarakatan melalui lapas dan rutan adalah melakukan pembinaan, tidak lagi melakukan penghukuman, apalagi sampai dengan fisik ya," ujarnya.

Lihat juga video 'Suasana Kericuhan Saat Napi Mengamuk di Lapas Parigi Moutong Sulteng':

[Gambas:Video 20detik]



Simak selengkapnya di halaman berikutnya.