Disparbud Manado soal Pengunjung Holywings Manado Kelahi: Urusan Polisi

Trisno - detikNews
Senin, 01 Nov 2021 17:45 WIB
Manado -

Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut), Nem Lenda Pelealu, menyerahkan penyelesaian keributan di salah satu klub malam kepada polisi. Lenda menyatakan kewenangan mengeluarkan izin usaha klub malam bukan berada di dinasnya.

"Waktu itu cuma accident. Tapi apa pun itu karena ada kejadian, jadi buat saya harus proses hukum. Kan lagi pula sudah ditangani di kepolisian," kata Lenda saat dikonfirmasi, Senin (1/11/2021).

"Tapi kalaupun terjadi pidana di situ bukan torang pe urusan (bukan urusan kami). Ini juga kan sudah lapor di pihak berwajib, jadi biarkan kalau terjadi pidana menjadi kewenangan aparat penegak hukum," sambung dia.

Lenda menjelaskan izin usaha klub malam sekarang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP). Oleh sebab itu, pemberhentian atau pemberian izin usaha malam bukan lagi kewenangannya.

"Tadinya tanda daftar izin usaha wisata itu ada di Dispar. Tapi semenjak ada PTSP sudah ditarik kewenangan tersebut. Sehingga torang (kami) bukan lagi mau bilang lemah, tapi sekarang lebih pada pengawasan. Artinya torang turut memberikan rekomendasi," cetusnya.

Lenda tak mau mengomentari banyak tentang izin usaha atau pencabutan izin klub malam. Dia menekankan lagi, Disparbud hanya turut memberi rekomendasi.

"Kalau soal izin dicabut saya nda (tidak) bisa menjawab itu. Karena di Pemkot kan ada PTSP, Satpol PP penegakan peraturan daerah. Torang mau tutup atau tidak, tentu instansi penegakan hukum harus memberikan kajian. Kalau ternyata direkomendasikan cabut izin, pasti PTSP dengan torang (Dispar) pasti kase (mengeluarkan) cabut izin," tukasnya.

Sebelumnya diberitakan, viral sebuah video memperlihatkan keributan antar pengunjung klub malam di Kota Manado, Sulawesi Utara (Sulut). Dalam video itu, terlihat pengunjung saling melempar kursi dan botol minuman.

Dilihat detikcom, Senin (1/11/2021), keributan yang viral itu disebut-sebut terjadi di salah satu klub malam yang berlokasi di kawasan Megamas. Video keributan itu disebut terjadi di Holywings Manado.

Saat dimintai konfirmasi terkait keributan tersebut, polisi mengaku baru menerima laporan masyarakat. Pihaknya sementara melakukan penyelidikan.

"Ada laporan yang masuk, laporannya sudah kami terima. Dan sementara dalam penyelidikan," ucap Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Taufik Arifin.

(aud/aud)