Polisi Usut Asal Senjata SS1-V2 yang Dipakai Penembak Kapten Intel di Aceh

Agus Setyadi - detikNews
Minggu, 31 Okt 2021 20:34 WIB
Senjata SS1-V2 buatan Pindad.
Foto: Senjata SS1-V2 (dok. situs Pindad)
Banda Aceh -

Dantim Bais wilayah Pidie, Aceh, Kapten Abdul Majid, ditembak menggunakan senjata SS1-V2. Polisi sedang menyelidiki dari mana pelaku penembakan mendapatkan senjata SS1-V2 tersebut.

"Masih kita dalami, masih kita lakukan pemeriksaan terhadap tersangka secara maraton," kata Kabid Humas Polda Aceh Kombes Winardy kepada wartawan di Mapolda Aceh, Minggu (31/10/2021).

Polisi berhasil menangkap 3 pelaku penembakan Kapten Abdul Majid. Dari pemeriksaan pelaku diketahui senjata yang digunakan untuk menembak Dantim Bais Pidie masuk kategori senapan serbu.

Dikutip dari laman Pindad, SS1-V2 merupakan senjata kaliber 5,56 mm. Senjata ini merupakan senapan serbu pengembangan dari SS1-V1 yang diadopsi langsung dari FN FNC.

Kembali ke pelaku penembakan Kapten Abdul Majid. Ketiga pelaku berinisial D, M dan F. Mereka ditangkap di tiga tempat berbeda.

D ditangkap di Kecamatan Sakti, Pidie, pukul 00.20 WIB dini hari tadi, M di Kecamatan Bandar Baru, Pidie Jaya, pukul 06.00 WIB. Sedangkan F dibekuk di Trienggadeng, Pidie Jaya, pukul 09.30 WIB.

"Ketiga tersangka merupakan warga sipil. Mereka sekarang ditahan di Polres Pidie," ujar Winardy.

Apa motif ketiga pelaku menembak Kapten Abdul Majid? Menurut polisi, motifnya karena ingin menguasai uang milik korban.

"Uang tersangka yang diambil tersangka berjumlah Rp 35 juta. Motifnya ingin memiliki uang dari korban, murni perampokan," ungkap Winardy.



Simak Video "Inisiator-Eksekutor Penembakan di Tangerang Ditangkap!"
[Gambas:Video 20detik]
(agse/zak)