Mulai Besok, SD di Kota Tangerang yang Gelar Tatap Muka Jadi 225 Sekolah

Khairul Ma'arif - detikNews
Minggu, 31 Okt 2021 13:48 WIB
Guru memberikan materi pelajaran saat Pembelajaran Tatap Muka Terbatas di kawasan SDN 13 Pagi Sunter Agung, Jakarta Utara, Rabu (8/9).
Ilustrasi sekolah tatap muka (Pradita Utama/detikcom)
Tangerang -

Sekolah yang melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) tingkat SD di Kota Tangerang bertambah. Semula hanya 45 SD, mulai besok ada tambahan 180 SD yang bisa menggelar sekolah tatap muka.

Dengan tambahan itu, SD di Kota Tangerang yang sudah bisa menggelar PTM di minggu kedua adalah 225 sekolah dari total 444 SD. Sementara sisa sekolah yang belum bisa sekolah tatap muka akan dibuka secara bertahap setiap minggunya.

"Terdiri dari SD negeri dan swasta berdasarkan asesmen yang kita lakukan. Jadi dari 225 sisanya sekitar 215-an lagi di Minggu depan. Bertahap seminggu sekali penambahannya," kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Jamaluddin, saat dihubungi detikcom, Minggu (31/10/2021).

Jamaluddin menyebut pelaksanaan PTM di 45 SD di minggu pertama dinilai berjalan lancar. Menurutnya, sekolah melaksanakan protokol kesehatan dan SOP secara maksimal.

Sementara itu, untuk pelaksanaan PTM lanjutan besok teknisnya tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Selain itu, kata Jamaluddin, untuk 180 SD yang baru akan melakukan PTM sudah siap.

"Sudah aman besok. Masih sama jadi asesmen juga semuanya lalu ada thermogun, guru harus divaksin lalu harus cuci tangan, sama lah aturannya sama dengan asesmen juga," ucapnya.

Untuk siswa SD yang melaksanakan PTM kedua orang tuanya wajib sudah divaksinasi minimal dosis pertama. Jika belum, siswa tersebut akan melanjutkan dengan pembelajaran virtual.

"Syaratnya itu orang tua harus sudah divaksin. Iya biar target vaksin Pemkot ya tercapai jadi harus maksimal orang tua pada sehat semua anaknya sehat kan gitu," ucap Jamaluddin.

Jamaluddin mengatakan saat ini vaksinasi untuk siswa SD yang berusia 12 tahun sedang digencarkan. Targetnya ada sekitar 5.000-an siswa SD di Kota Tangerang yang akan mendapat vaksin tersebut.

"Kalau kemarin kita data itu ada 5.000-an siswa SD yang usia 12 tahun kemarin itu, tapi sekarang udah hampir selesai laporan dari Dinkes," ujarnya.

Menurutnya, untuk vaksinasi ini siswa harus genap berusia 12 tahun. Jika belum, itu tidak bisa divaksinasi dan harus menunggu sampai usianya sudah genap 12 tahun.

"Makanya kita lagi pantau terus. Anak-anak karena kurang tiga minggu atau tiga bulan aja nggak bisa itu harus genap 12 tahun. Harus tepat ini katakan kurang 2-3 hari harus nunggu 3 hari ke depan gitu baru bisa divaksin," pungkasnya.

(fas/fas)