Akan Buka PTM SD Pekan Depan, Pemkot Tangerang Vaksin Anak 12 Tahun

Khairul Ma'arif - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 15:54 WIB
Anak-anak berusia 12 tahun yang duduk di bangku SD di Kota Tangerang mulai divaksin COVID-19 sebagai persiapan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). (dok Pemkot Tangerang)
Anak-anak berusia 12 tahun yang duduk di bangku SD di Kota Tangerang mulai divaksinasi COVID-19 sebagai persiapan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). (Dok. Pemkot Tangerang)
Tangerang -

Anak-anak yang berusia 12 tahun yang duduk di bangku sekolah dasar (SD) di Kota Tangerang mulai divaksinasi COVID-19. Hal ini dilakukan sebagai persiapan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk SD.

"Mudah-mudahan minggu depan sudah mulai PTM SD. Orang tua yang ingin anaknya ikut PTM harus sudah divaksin dengan menunjukkan surat bukti vaksin," kata Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah kepada wartawan, Senin (18/10/2021).

Dia mengatakan ada syarat tambahan sebelum PTM di SD dibuka. Orang tua murid juga harus sudah divaksinasi Corona.

Syarat vaksin bagi murid dan wali murid ini bertujuan agar tak terjadi penularan COVID-19 karena sudah ada peningkatan kekebalan imun. Rencananya, PTM SD di Kota Tangerang dimulai Senin (25/10) nanti.

"Tapi kita akan terus melakukan skrining, persiapan-persiapan dan sosialisasi. Terutama syarat tambahan orang tua sudah divaksin, terutama yang ingin anaknya ikut PTM," tambahnya.

Anak-anak berusia 12 tahun yang duduk di bangku SD di Kota Tangerang mulai divaksin COVID-19 sebagai persiapan kegiatan pembelajaran tatap muka (PTM). (dok Pemkot Tangerang)PTM SD di Tangerang rencananya dimulai pekan depan. (Dok. Pemkot Tangerang)

Di Tangerang Kota, ada 5.305 siswa SD berusia 12 tahun yang menjadi sasaran vaksin.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaludin mengatakan ada 45 SD dari 448 sekolah yang akan memulai PTM pekan depan.

SD yang akan melakukan PTM pun gurunya harus sudah divaksinasi semua. Pelaksanaannya tentunya sesuai protokol kesehatan yang berlaku.

"Yang jelas aturan dari dinas jumlahnya itu terbatas maksimal 50% kapasitas sekolah. Infrastruktur untuk cuci tangan dan pengecekan suhu harus dimiliki," jelas Jamaludin.

Dimulainya PTM di 45 SD ini sebagai tahap awal. Untuk tahap kedua akan didasarkan asesmen.

"Insyaallah Senin (25/10) kita mulai PTM SD tahap pertama. Untuk yang belum bisa ikut lanjut virtual dulu," katanya.

(jbr/jbr)