Sempat Tertunda, Mediasi Luhut dan Haris Azhar-Fatia Akan Digelar Lusa

Yogi Ernes - detikNews
Sabtu, 30 Okt 2021 16:31 WIB
Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan telah selesai menjalani pemeriksaan terkait laporannya soal pencemaran nama baik Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. Luhut diperiksa selama 1 jam atas laporannya tersebut.
Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan (Agung Pambudhy/detikcom)

Mediasi Sempat Tertunda

Polda Metro Jaya sebelumnya telah merencanakan menggelar mediasi antara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dengan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti pada Kamis (21/10). Namun mediasi itu urung digelar.

"Sudah ketemu dengan penyidik dan ternyata, oh ternyata acara hari ini ditunda oleh penyidik," kata pengacara Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti, Pieter Ell, di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10).

Pieter mengaku tidak mengetahui kapan mediasi kliennya dengan Luhut bakal dilakukan. Dia hanya mengatakan mediasi hari ini tidak jadi dilakukan karena penyidik masih dalam kegiatan kedinasan.

"Ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan. Kemudian dengan alasan kedinasan. Jadi alasan kedinasan dari penyidik," ungkap Pieter.

Pieter menambahkan mediasi merupakan inisiatif dari pihak Polda Metro Jaya. Kedua kliennya pun sejauh ini belum pernah menjalani pemeriksaan sebagai terlapor dalam laporan dari pihak Luhut Binsar Pandjaitan.

"Kita belum pernah diperiksa dan ini saya tekankan inisiatif dari penyidik sesuai dengan peraturan Kapolri Nomor 8 dan juga TR dari Kapolri," tutur Pieter.

Polisi Upayakan Mediasi

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya tengah menyelidiki laporan dari Luhut Binsar Pandjaitan soal dugaan fitnah dan pencemaran nama baik Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti. Polisi mengedepankan upaya mediasi untuk penyelesaian perkara terkait Luhut dan Haris Azhar-Fatia itu.

"Di sini ada surat edaran Kapolri tersangkut masalah seperti ini. Nanti yang kita kedepankan adalah mediasi. Mediasi di tahap penyelidikan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (27/9).

Menurut Yusri, pihaknya berharap kedua pihak yang berseteru ini bisa dimediasi. Namun, jika mediasi tersebut berakhir gagal, pihaknya tetap bakal melanjutkan proses hukum sesuai aturan yang berlaku.

"Kita akan upayakan membuka ruang untuk kita mediasi antara terlapor dan pelapor di tahap penyelidikan ini. Mudah-mudahan kalau bisa alhamdulillah, kalau nggak bisa kita akan tingkatkan lagi sesuai mekanisme," jelas Yusri.


(ygs/mea)