Istri dan WNA Selingkuhan Pembunuh Juragan Emas di Jayapura Segera Disidang

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 29 Okt 2021 18:28 WIB
Dua terduga pembunuh pedagang emas, Nasrudin alias Acik, ke Kejari Jayapura. Kedua tersangka Mahdi Mehrbran (23) dan Virgita Legina Hellu (25) segera disidang. (dok Istimewa)
Dua terduga pembunuh pedagang emas, Nasrudin alias Acik, ke Kejari Jayapura. Kedua tersangka Mahdi Mehrbran (23) dan Virgita Legina Hellu (25) segera disidang. (dok Istimewa)
Jakarta -

Penyidik Satreskrim Polresta Jayapura Kota menyerahkan dua terduga pembunuh pedagang emas, Nasrudin alias Acik, ke jaksa penuntut umum (JPU). Kedua tersangka, Mahdi Mehrbran (23) dan Virgita Legina Hellu (25), segera disidang.

Penyerahan tersangka dan barang bukti (tahap II) dipimpin Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jayapura Bambang Permadi didampingi jaksa Rakhmat dan Melva Rian pada Jumat (29/10).

"Penyerahan kedua tersangka berdasarkan surat hasil penelitian berkas perkara yang telah dinyatakan lengkap (P21) oleh pihak kejaksaan atau jaksa penuntut umum," kata Kapolresta Jayapura Kota Kombes Gustav R Urbinas melalui Kasat Reskrim AKP Handry M Bawiling seperti dilansir di situs Polda Papua, Jumat (29/10/2021).

Di tempat terpisah, Kajari Jayapura Bambang Permadi mengatakan pihaknya menerima penyerahan tersangka dan barang bukti kasus perencanaan pembunuhan yang dilakukan Mehdi dan Virgita di Jl Holtekamp sekitar pukul 10.00 WIT.

"Penyerahan kedua tersangka kemudian dilakukan penelitian dan pemeriksaan sesuai SOP di kejaksaan maka barang bukti yang ada mendukung perbuatan yang dilakukan oleh keduanya, di mana berdasarkan formulir pemeriksaan yang menjadi ketentuan bahwa benar telah terjadi suatu tindak pidana yang diawali dengan perencanaan di mana akhirnya terjadi kekerasan berupa pembunuhan," kata Bambang.

Perencanaan Pembunuhan

Dia mengatakan menaruh perhatian bahwa seorang istri korban bersama pacarnya sudah membuat rencana pembunuhan sekitar tiga bulan. Mereka tergiur dengan usaha sang suami, yakni toko emas.

"Karena bertemu dengan seorang pria warga Afghanistan di situlah lalu timbul niat kedua pelaku untuk menguasai harta korban dengan merencanakan pembunuhan terhadap korban Nasaruddin alias Acik," jelasnya.

Pihak Kejari Jayapura akan segera melimpahkan berkas dan tersangka ke Pengadilan Negeri Jayapura. Dalam kasus ini, kedua tersangka disangkakan Pasal 338 KUHP dan 340 KUHP tentang Pembunuhan dan Perencanaan Pembunuhan. Keduanya terancam hukuman mulai dari 20 tahun penjara sampai dengan hukuman mati.

"Kalau memang di dalam pembuktian itu jaksa dan hakim yakin bahwa hal tersebut terbukti," tegasnya.

Lihat juga video 'Suami Bakar Istri di Probolinggo Ngaku Kesal Gegara Pasangan Selingkuh':

[Gambas:Video 20detik]



(jbr/idh)