Massa Demo Mulai Datangi Patung Kuda Jakpus

Kadek Melda Luxiana - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 12:34 WIB
Massa Demo Mulai Datangi Patung Kuda Jakpus (Foto: Kadek/detikcom)
Massa demo mulai tiba di Patung Kuda, Jakpus (Kadek/detikcom)
Jakarta -

Elemen buruh hingga mahasiswa siang ini menggelar unjuk rasa. Massa aksi demonstrasi mulai berdatangan ke Patung Arjuna Wiwaha atau Patung Kuda, Jakarta Pusat.

Pantauan detikcom di lokasi, Kamis (28/10/2021) pukul 12.00 WIB, massa aksi membawa spanduk bertuliskan tuntutan. Massa ini menamakan diri sebagai Aliansi Rakyat Menggugat.

Aksi diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Sejumlah petugas kepolisian menggunakan APD lengkap berjaga di depan kawat berduri.

Massa tertahan di kawasan Patung Kuda. Sebab, akses menuju Istana Negara sudah ditutup.

Sejumlah tuntutan mereka antara lain penurunan harga PCR dan pencabutan Undang-undang Cipta Kerja.

Seperti diketahui, BEM Universitas Indonesia (UI) bersama aliansi buruh bakal menggeruduk Istana Merdeka, Jakarta, hari ini. Mereka bakal menggelar aksi demonstrasi dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, yang jatuh pada hari ini.

Titik kumpul massa buruh yang tergabung dalam Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) berada di depan Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat. Mereka kemudian akan bergerak ke depan Istana, Jakarta.

Sementara itu, untuk massa dari BEM SI, titik aksi berada di Patung Kuda, Jakarta Pusat. Mereka berkumpul terlebih dahulu di kampus UI. Mereka nantinya akan bergabung dengan massa buruh.

Ketua Umum Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (Kasbi) Nining Elitos mengatakan ada sejumlah tuntutan yang diusung dalam unjuk rasa itu. Pertama, tuntutan mencabut UU Nomor 11 Tahun 2019 tentang Cipta Kerja dan berbagai aturan turunannya.

Gebrak juga mendesak penghentian pemutusan hubungan kerja (PHK), setop kriminalisasi dan penangkapan aktivis, serta menjamin persamaan hak dan perlindungan bagi pekerja rumah tangga dan buruh migran.

Mereka juga menuntut jaminan perlindungan bagi buruh di berbagai sektor, pengusutan korupsi di BPJS Ketenagakerjaan, pengembalian 58 orang pegawai KPK, penghentian pembungkaman dan represivitas terhadap gerakan rakyat.

Beberapa elemen masyarakat yang berencana ikut aksi di Istana pada 28 Oktober antara lain Kasbi, Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Sentral Gerakan Buruh Nasional (SGBN), Konfederasi Serikat Nasional (KSN), Serikat Pekerja Media dan Industri Kreatif untuk Demokrasi (SINDIKASI), LBH Jakarta, YLBHI, SP-Perbankan, KPR, SEMPRO, LMND-DN, hingga GMNI-Presidium.

(dek/mae)