Kapolres Pasuruan Banjir Aduan Usai Heboh Spanduk Indomaret Bekasi, Kok Bisa?

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Kamis, 28 Okt 2021 10:59 WIB
Pantauan Indomaret Parkir Gratis di Bekasi
Pantauan Indomaret 'Parkir Gratis' di Bekasi (Karin/detikcom)
Jakarta -

Viralnya kebijakan salah satu Indomaret di Bekasi yang meminta warga melapor polisi jika ditagih uang parkir juga berimbas pada Kapolres Pasuruan Kota, AKBP Arman. Ponsel pribadi Arman banjir laporan dari warga Bekasi lantaran nomor handpone-nya dicantumkan sebagai kontak Polres Metro Bekasi.

AKBP Arman sebelumnya memang menjabat Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Metro Bekasi. Namun, kini dia menjabat Kapolres Pasuruan Kota di Jawa Timur.

Arman mengungkapkan sudah dua hari ini banyak pesan elektronik dari warga Bekasi masuk ke nomornya. Kebanyakan dari mereka melaporkan adanya pungutan liar (pungli) hingga aksi premanisme.

"Salah satu Indomaret saya nggak tahu Indomaret mana mencantumkan nomor pribadi saya sebagai nomor Polres. Nah itu 2 hari ini karena viral sudah puluhan yang WA saya terkait premanisme di Bekasi. Sementara saya kan sudah tidak di Bekasi," kata Arman kepada detikcom, Kamis (28/10/2021).

Bahkan, kata Arman, warga tidak hanya mengeluhkan adanya praktik pungli dan premanisme di minimarket di Bekasi. Sejumlah pesan elektronik yang masuk juga mengkonsultasikan masalah hukum yang dihadapinya.

"Isinya rata-rata mengeluhkan adanya praktik pungli dan premanisme di minimarket-minimarket, baik Indomaret maupun Alfamart. Dan ada satu dua orang yang juga konsultasi hukum terkait hal lainnya bukan premanisme. Jadi nomor saya tuh jadi ramai. Padahal nomor pribadi," tutur dia.

Arman menduga nomor pribadinya dicantumkan sebagai kontak Polres Metro Bekasi lantaran pihak Indomaret terkesan oleh kinerjanya. Sebab, saat menjabat Kasatreskrim Polres Metro Bekasi, Arman pernah menyelesaikan kasus premanisme di sana.

"Mungkin ya mungkin, mungkin pihak Indomaret sewaktu saya menjabat sebagai Kasatreskrim Bekasi Kota terkesan dengan kinerja tindakan saya. Karena waktu itu kan ada viral premanisme ormas merebut lahan parkir, nah itu kan saya selesaikan memang waktu zaman saya. Nah mungkin terkesan dengan kinerja itu, nomor saya disimpan. Sekarang mungkin untuk mencegah itu lagi dipasang, tapi itu kan nomor pribadi, bukan nomor kantor ya," papar Arman.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Tonton juga Video: Wanita Malah Marah saat Ditegur Parkir Depan Toko Orang, Ini Aturannya

[Gambas:Video 20detik]