Kapolres Nunukan Ngaku Khilaf Pukul Anggota, Polda Kaltara: Tak Dibenarkan!

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 17:49 WIB
Video pendek polisi diduga pukul anak buah beredar di medsos. Diduga peristiwa tersebut terjadi di Nunukan, Kaltara. (Screenshot video viral)
Video pendek polisi diduga pukul anak buah beredar di medsos. Diduga peristiwa tersebut terjadi di Nunukan, Kaltara. (Screenshot video viral)
Jakarta -

Kapolres Nunukan AKBP SA mengaku khilaf sewaktu memukul seorang anggotanya Brigadir SL. Polda Kalimantan Utara (Kaltara) pun angkat bicara terkait hal tersebut.

Kabid Humas Polda Kaltara Kombes Budi Rachmad menilai perbuatan AKBP SA salah dan sama sekali tidak dibenarkan, meskipun AKBP SA mengaku khilaf saat melakukan tindakan tersebut.

"Tidak benarkan, siapa yang membenarkan. Ya, salahlah," jelas Budi kepada wartawan, Selasa (27/10/2021).

Budi mengatakan mestinya AKBP SA menghukum Brigadir SL sesuai dengan ketentuan yang berlaku di institusi kepolisian. Ada mekanisme penghukuman kepada bawahan.

"Kan ada mekanismenya. Kapolres adalah ankum (atasan yang berhak menghukum) penuh, dia bisa memberikan teguran lisan, tertulis, tindakan fisik push up bahkan bisa sampai pemecatan. Itu dia, mekanisme itu tidak dilakukan," ujar Budi.

Sebelumnya, peristiwa Kapolres Nunukan memukul SL terjadi pada Kamis (21/10). Penganiayaan terjadi karena SL, yang bertugas di TIK Polres Nunukan, tidak melaksanakan tugas dengan baik saat terjadi gangguan jaringan Zoom Meeting.

Menurut Budi, pada hari kejadian, Kapolres Nunukan tengah mengikuti kegiatan acara puncak Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) secara Zoom Meeting dengan Mabes Polri dan Polda Kaltara.

"Saat gangguan jaringan Zoom Meeting, yang bersangkutan (Brigadir SL) tidak ada. Ditelepon tidak diangkat," ungkap Kombes Budi.

Diduga kejadian inilah yang melatarbelakangi kemarahan Kapolres Nunukan hingga terjadi peristiwa penganiayaan tersebut.

Kapolda Kaltara Irjen Bambang Kristiyono telah menerbitkan sprin penggantian Kapolres Nunukan AKBP SA yang diberhentikan dari jabatannya sebagai sanksi berat atas kejadian tersebut.

Simak Video: Korban Pemukulan Kapolres Nunukan Minta Maaf Sudah Viralkan Video

[Gambas:Video 20detik]



(rak/zak)