Anggota Komisi III DPR: Kasus Eks Kapolsek Parigi Termasuk Kekerasan Seksual

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Rabu, 27 Okt 2021 06:40 WIB
Taufik Basari
Taufik Basari (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Anggota Komisi III DPR dari fraksi NasDem, Taufik Basari mendorong agar dugaan pemerkosaan terhadap anak tersangka yang dilakukan eks Kapolsek Parigi, Sulteng, Iptu IDGN dilanjutkan ke proses penyidikan. Taufik mengatakan kasus yang dilakukan Iptu IDGN adalah kekerasan seksual.

"Saya mendorong agar Polda Sulteng melanjutkan kasus ini kepada proses penyidikan di samping proses penegakan etik dan disiplin yang sudah berjalan," kata Taufik kepada wartawan, Rabu (27/10/2021).

"Penindakan terhadap kasus ini harus dilakukan serius sebagaimana instruksi Kapolri yang tertuang dalam surat telegram (ST) nomor: ST/2162/X/HUK.2.8./2021," lanjutnya.

Taufik mengatakan tindakan yang dilakukan Iptu IDGN merupakan kekerasan seksual. Eks Kapolsek Parigi itu juga dinilai memanfaatkan kekuasaan untuk memenuhi kebutuhan seksualnya.

"Kasus ini merupakan kekerasan seksual yang melibatkan aparat negara yakni aparat penegak hukum. Terdapat penggunaan relasi kuasa antara pelaku kepada korban dan hal ini bisa terjadi dimanapun dan kapanpun jika kita tidak segera melakukan upaya penanggulangannya. Karena itu penting untuk segera menuntaskan RUU Tindak Pidana Kekerasan Seksual yang diharapkan mampu membangun sistem pencegahan, mendukung penindakan hukum, dan memberikan jaminan perlindungan terhadap korban," kata dia.

Taufik berharap kasus ini bisa menjadi bahan evaluasi bagi Polri. Dia meminta agar Polri memberikan hukuman tegas kepada anggota yang menyalahgunakan wewenang.

"Kasus ini harus mampu menjadi pembelajaran bagi setiap institusi penegak hukum untuk memberikan perintah tegas agar anggotanya tidak menggunakan kewenangannya untuk menjadikannya sebagai kuasa yang menekan atau memaksa orang lain untuk kepentingan pribadi terlebih dengan melakukan kekerasan seksual," tutur dia.

Simak video 'Perlawanan Eks Kapolsek Parigi yang Dipecat Gegara Kasus Perkosaan':

[Gambas:Video 20detik]