PBNU Dukung Nuklir Iran, Dubes AS Manggut-manggut

PBNU Dukung Nuklir Iran, Dubes AS Manggut-manggut

- detikNews
Rabu, 19 Apr 2006 18:10 WIB
Jakarta - Dubes AS B Lynn Pascoe menemui Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi. Dalam pertemuan itu PBNU mengaku mendukung proyek nuklir Iran. Dubes AS pun hanya bisa manggut-manggut.Pertemuan itu berlangsung tertutup selama satu jam dari pukul 15.30 WIB hingga 16.30 WIB di Gedung PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Rabu (19/4/2006).Selain membicarakan kondisi Indonesia terkini, Hasyim menceritakan ke Dubes AS mengenai hasil kunjungannya ke Iran pada 13-17 April lalu. "Saya ke sana atas undangan sebuah Universitas. Namun, saya mendapat kesempatan bertemu Presiden Iran," ujar Hasyim usai bertemu Pascoe.Saat bertemu Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad, Hasyim bertanya apakah Iran berencana membuat senjata nuklir. "Dia (Ahmadinejad) bilang tidak ada. Untuk apa saya buat senjata yang tidak saya pakai," kata Hasyim menirukan ucapan Presiden Iran.Ahmadinejad mengaku mengembangkan nuklir untuk teknologi yang mengarah ke kesejahteraan dan perdamaian. PBNU sejauh ini mendukung langkah Iran tersebut. "Sepanjang nuklir itu tidak untuk destruktif, tidak untuk senjata, itu hak semua negara untuk melakukannya," terang Hasyim.Hasyim menambahkan tidak ada hak bagi negara lain untuk melakukan campur tangan terhadap Iran sepanjang nuklir tidak diubah menjadi senjata. Seharusnya AS menghilangkan ketidakpercayaan terhadap Iran.Mendapat penjelasan seperti itu dari Ketum PBNU, Dubes Lynn Pascoe tidak banyak komentar dan hanya manggut-manggut saja.Pascoe usai pertemuan mengaku dirinya bertemu dengan Hasyim untuk membicarakan perkembangan Indonesia terkini dan mempererat hubungan PBNU dengan pemerintah AS."Kita membahas banyak isu," kata Pascoe menolak menjawab pertanyaan wartawan soal nuklir Iran. (san/)


Berita Terkait