Gubsu Edy: Masih Ada yang Tak Mau Divaksin, Kita 'Keroyok' Saja

Ahmad Arfah Fansuri Lubis - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 11:54 WIB
Gubsu Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah-detikcom)
Gubsu Edy Rahmayadi (Ahmad Arfah/detikcom)
Medan -

Gubernur Sumut (Gubsu) Edy Rahmayadi mengatakan sedang mengejar target vaksinasi Corona sesuai perintah Presiden Joko Widodo (Jokowi). Dia meminta agar warga yang tak mau divaksin 'dikeroyok'.

Hal itu disampaikan Edy saat memberikan sambutan di acara vaksinasi alumni Akabri angkatan 90 di GOR USU, Medan. Edy awalnya menyebut kasus positif Corona di Sumut sudah menurun drastis.

"Kita ketahui bersama saat ini kita lebih leluasa daripada bulan-bulan yang kemarin. Di bulan Agustus itu terkonfirmasi Sumatera Utara itu sampai 2.047 orang dalam satu hari, hari ini 31 orang. Jadi begitu jauh rentangnya," ucap Edy dalam sambutannya, Selasa (26/10/2021).

Meski kasus turun, dia meminta masyarakat tetap patuh terhadap protokol kesehatan agar kasus positif Corona di Sumut tidak meningkat lagi. Edy mengatakan vaksinasi Corona harus dikebut, termasuk ke orang-orang yang tak mau divaksin.

"Ada informasi dari Kabinda, masih ada orang-orang yang tak bersedia divaksin. Kita 'keroyok' saja, kita datang, kita datangkan nanti dokter untuk melaksanakan vaksinasi," jelasnya.

Edy mengatakan mendapat perintah dari Presiden Jokowi untuk mengebut vaksinasi di Sumut hingga 50 persen pada akhir bulan ini. Dia menyebut Jokowi juga memasang target cakupan vaksinasi Corona di Sumut mencapai 70 persen pada akhir 2021.

"Tadi malam saya rapat melalui Zoom dengan Presiden, Presiden memerintahkan paling tidak harus ada 50 persen di setiap provinsi di akhir bulan ini. Kita saat ini berada di 42 persen, sehingga masih 8 persen yang kita kejar. Dan perintah beliau, di akhir Desember itu minimal 70 persen," ujar Edy.

(haf/haf)