Round-Up

8 Fakta Tabrakan Maut TransJ Vs TransJ Renggut 2 Nyawa

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 26 Okt 2021 07:07 WIB
Jakarta -

Tabrakan melibatkan TransJakarta dengan TransJakarta di Cawang, Jakarta Timur, memakan korban jiwa. Dua orang tewas akibat kecelakaan tragis tersebut.

Kecelakaan maut itu terjadi di jalur busway Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, pada Senin (25/10) kemarin. Selain korban tewas, 37 korban lainnya mengalami luka-luka.

Selain korban jiwa, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan kendaraan mengalami kerusakan parah. Bus TransJ yang menabrak belakang TransJ lain mengalami kerusakan parah di bagian depan.

Berikut fakta-fakta kecelakaan TransJ vs TransJ yang dirangkum detikcom:


Sopir dan 1 Penumpang Tewas

Sopir TransJakarta yang menghantam TransJakarta lain dari belakang, tewas dalam kecelakaan itu. Selain sopir, 1 orang penumpang juga dikabarkan tewas.

"Jadi pas yang 3 (korban) kita bilang di awal, yang satu itu ternyata masih ketolong, masih ada. Update terakhir meninggal dua orang," ujar Kasat Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Argo Wiyono saat dihubungi detikcom, Senin (25/10/2021).


37 Penumpang Luka-luka

Argo menyampaikan total korban yang ada di dalam bus itu 39 orang, termasuk sopir TransJakarta. Selain 2 tewas, 37 penumpang dilaporkan terluka.

"Enam orang (penumpang) dibawa ke RS Budi Asih, nah terus ada sebagian penumpang yang di Gedung Nissan itu ada 31 orang yang luka-luka. Tadi informasinya nambah lagi, jadi sekarang 39 (korban), (di antaranya) 37 luka-luka," paparnya.

Argo menyampaikan kondisi para korban luka.

"Lukanya kita nggak tahu, bervariasi ada yang ringan dan berat dan yang dua itu yang tadi meninggal. (Korban tewas) satu penumpang dan satu sopir," katanya.

Informasi terakhir disampaikan TransJakarta, 11 korban luka sudah dipulangkan dari rumah sakit.

"Alhamdulillah. Sampai saat ini sebanyak 4 (empat) orang dari RS Budhi Asih dan 7 (tujuh) orang pelanggan yang mengalami luka-luka sudah diperbolehkan pulang. Sebagian yang lainnya masih terus mendapatkan perawatan," ujar Direktur Operasional PT Transportasi Jakarta, Prasetia Budi, dalam keterangannya, Senin (25/10/2021).


Simak di halaman selanjutnya sopir tewas terjepit