Bunda PAUD Pastikan Kesiapan Sekolah Jelang PTM di Palangka Raya

Jihaan Khoirunnisaa - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 13:52 WIB
Bunda PAUD Kalteng
Foto: Pemprov Kalteng
Jakarta -

Bunda Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) Ivo Sugianto Sabran mengunjungi beberapa sekolah di Kota Palangka Raya. Kunjungan tersebut dalam rangka memantau persiapan pelaksanaan tatap muka (PTM).

Adapun sekolah yang didatangi pada Jumat (22/10) antara lain TK Purnawida, RA. Al-azhar dan TK Sinar Surya. Ivo menekankan pentingnya kesesuaian protokol kesehatan (prokes) di sekolah, sekaligus ketersediaan sarana dan prasarana yang memadai bagi siswa.

"Kunjungan kali ini dalam rangka meninjau persiapan Sekolah Tatap Muka sejauh mana kesiapannya dalam menerapkan protokol kesehatan, sejauh mana fasilitas, sarana dan prasarana sekolah, apakah memadai atau tidak," ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/10/2021).

Dalam kunjungan tersebut, Ivo sekaligus meninjau program yang sedang digalakkan POKJA PAUD Kalteng yaitu PAUD Holistik Integratif.

"Dari beberapa TK tadi, alhamdulilah sebagian besar sudah mulai menerapkan satuan-satuan di PAUD Holistik Integratif dan mudah-mudahan ini juga dapat terlaksana pembelajaran tatap muka dan tetap dengan menerapkan protokol kesehatan," jelasnya.

Dikatakannya PAUD Holistik Integratif adalah salah satu upaya untuk memenuhi kebutuhan esensial anak usia dini secara simultan, sistematis, dan terintegrasi. Layanan tersebut mencakup layanan pendidikan, kesehatan, gizi, perawatan, pengasuhan, perlindungan dan kesejahteraan dengan melibatkan pihak terkait baik instansi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, organisasi profesi, tokoh masyarakat, maupun orang tua.

Ivo juga berpesan agar pihak sekolah (TK) juga rutin melakukan kunjungan ke Posyandu. Hal ini untuk memantau pertumbuhan anak sekaligus menekan kasus stunting pada anak.

"Ini penting untuk pemantauan tumbuh kembang anak, jika sarana dan prasarananya kurang bisa kita bantu seperti alat pemantauan, alat ukur tinggi atau berat badan, lalu pemberian makanan tambahan. Di prov. Kalteng ada program bantuan PMT dalam rangka menurunkan angka stunting, jika mereka mengajukan maka bisa kami bantu," pungkasnya.

(fhs/ega)