Viral Anjing di Pulau Banyak Aceh Mati Usai Ditangkap, Satpol PP Buka Suara

Agus Setyadi - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 11:35 WIB
poster
Ilustrasi media sosial (Edi Wahyono/detikcom)

Ahmad mengatakan bangkai anjing tersebut telah dikuburkan setelah dirinya berkoordinasi dengan Sekda Aceh Singkil. Dia mengatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh anjing yang mati tersebut.

"Saya lihat sendiri tidak ada berbuih, tidak ada bekas luka. Jadi tidak ada dibunuh, boleh kita visum, suruh lihat dia kalau nggak percaya," ujar Ahmad.

Dia juga menjelaskan soal anggotanya yang memegang kayu dalam proses penangkapan. Menurutnya, hal itu dilakukan untuk mencegah gigitan dan menjaga jarak dari anjing. Dia menyebut tindakan anggotanya telah sesuai prosedur.

"Tindakan kami tidak melanggar SOP," sebutnya.

Ahmad mengatakan anjing tersebut ditangkap untuk dipindah ke daratan. Anjing itu bakal diserahkan kembali kepada pemiliknya.

Dia mengatakan anjing lain yang dibawa dari Pulau Banyak, Aceh Singkil, telah diambil pemiliknya. Dia menyebut Satpol PP banyak menerima laporan dari masyarakat, Dinas Pariwisata, serta camat setempat soal keberadaan anjing di Pulau Banyak.

"Masyarakat udah risi itu, udah banyak lapor ke kami, Dinas Pariwisata, dan camat melapor juga. Makanya kita bawa ke Singkil supaya tidak berada di pulau lagi, yang menjadi tempat wisata," ujarnya.

"Saya juga keberatan kalau itu mati. Rencana kami itu dibawa ke Singkil, kemudian diserahkan lagi ke pemiliknya. Jadi tidak ada dibunuh, ngapain juga kita bunuh, binatang butuh hidup juga," lanjutnya.


(agse/haf)