Kronologi Pegawai Basarnas Tewas Dibacok Komplotan Begal Sadis di Kemayoran

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 23 Okt 2021 08:10 WIB
Operator call center Basarnas korban begal di Jakpus.
Jenazah pegawai Basarnas korban pembegalan di Kemayoran. (Dok. Basarnas)
Jakarta -

Mita Nurkhasanah (22), seorang pegawai di Badan SAR Nasional (Basarnas), meninggal usai menjadi korban begal di Kemayoran, Jakarta Pusat (Jakpus). Komplotan para begal itu kini diburu pihak kepolisian.

Mita merupakan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) Basarnas yang bertugas sebagai operator call center 115 (Emergency Call Basarnas). Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi pun mengutuk aksi begal yang menewaskan Mita itu dan meminta polisi mengusut pelaku.

"Kami mengutuk keras atas perbuatan keji para pelaku, dan berharap aparat kepolisian dapat sesegera mungkin mengungkap dan menangkap para pelaku untuk mempertanggungjawabkan kebiadaban mereka sesuai hukum yang berlaku," kata Kabasarnas Marsdya TNI Henri Alfiandi melalui Koordinator Substansi Humas, Anjar Sulistiyono, dalam keterangan pers, Jumat (22/10).

Berikut kronologi begal yang menimpa korban Mita berdasarkan informasi dari Humas Basarnas:

Dibegal di Jalan Angkasa

Mita dibegal di Jalan Angkasa, Kecamatan Kemayoran, Jakpus, Jumat (22/10) dini hari. Peristiwa itu terjadi saat korban sekitar pukul 02.00 WIB memesan ojek online (ojol) untuk teman laki-lakinya, Yahya.

Korban yang tinggal di dekat Wisma BHK Kemayoran itu selanjutnya bersama saksi berjalan menuju lokasi penjemputan ojol di simpang Jalan Angkasa, Kemayoran, yang berjarak sekitar 100 meter dari Kantor Pusat Basarnas.

Saat berjalan menuju lokasi penjemputan ojol itulah, korban dan temannya berpapasan dengan 4 pelaku yang mengendarai 2 sepeda motor. Seorang pelaku kemudian menghardik dan menuduh saksi yang merupakan teman korban telah menganiaya adiknya.

Korban Dibacok Begal Bertubi-tubi

Para pelaku kemudian mengeluarkan senjata tajam, saat itulah para pelaku menyerang korban yang ada di dekat saksi dengan tebasan bertubi-tubi. Setelah korban terluka para pelaku mengambil tas dan handphone milik korban.

Saat kejadian itu saksi histeris dan berusaha minta tolong. Sesaat kemudian, pengemudi ojol yang mereka pesan datang. Saksi bersama ojol itu kemudian membawa korban ke RS Hermina Kemayoran.

Sayangnya, nyawa korban tidak tertolong. Korban meninggal dunia pukul 02.47 WIB. Akibat peristiwa ini, Basarnas melaporkan kejadian ini ke Polsek Kemayoran. Jenazah korban diautopsi di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM), Jakarta.

Lihat juga video 'Pengejaran Begal Sadis di Parepare, Polisi Hadiahi Pelaku Timah Panas!':

[Gambas:Video 20detik]



Simak di halaman selanjutnya, Basarnas berduka cita: