Cerita Korban Pinjol: 'Duit Hantu Numpang Lewat', Tahu-tahu Cicilan Bengkak

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 22:23 WIB
Polda Metro Jaya telah menetapkan 13 orang tersangka dari lima penggerebekan kantor pinjaman online ilegal. Salah satu korban membagi cerita diteror oleh para pelaku.
Korban pinjol ilegal berbagi cerita (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Polda Metro Jaya telah menetapkan 13 orang sebagai tersangka dari lima penggerebekan kantor pinjaman online (pinjol) ilegal. Salah satu korban membagikan cerita ketika diteror oleh para pelaku.

Hanik (38), salah satu korban pinjaman online ilegal, dihadirkan saat polisi menggelar konferensi pers di Polda Metro Jaya. Awalnya dia meminjam uang lewat salah satu aplikasi pinjaman online.

"Saya meminjam di easy cash yang terdaftar di OJK. Saya melakukan pembayaran dan peminjaman dengan deposit 4 bulan kali cicilan," kata Hanik di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/10/2021).

Hanik mengaku meminjam uang Rp 3 juta dari aplikasi pinjaman online tersebut. Namun, 14 hari setelah melakukan peminjaman, Hanik mulai menerima teror.

Teror itu diawali saat rekeningnya menerima uang yang tidak diketahui asalnya dari mana. Sejumlah nomor tidak dikenalinya kemudian menghubunginya untuk melakukan pembayaran.

"Jadi uang masuk ke rekening saya dan transfer lagi ke virtual account atas nama saya. Tapi bukan punya saya, jadi saya hanya punya rekening dari BCA dan Bank Syariah Mandiri. Ditransfer ke virtual account atas nama saya kodenya 016," terang Hanik.

Hanik sama sekali tidak mengetahui adanya uang tersebut hingga alasannya diteror oleh pelaku. Merasa terancam, pada 15 Oktober dia pun melaporkan perkara itu ke Polda Metro Jaya.

"Awalnya saya tidak tahu ada pinjaman itu dan saya diteror. Tanggal 15 saya mulai melaporkan ke sini dan alhamdulillah polisi sudah menangkap pelaku dan terungkap," katanya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus sebelumnya mengatakan 13 orang yang ditetapkan sebagai tersangka berasal dari lima lokasi penggerebekan kantor pinjol ilegal. Polisi pun sejauh ini sudah mengamankan 105 aplikasi pinjol ilegal.

"Total ada 13 orang yang sudah kami tetapkan tersangka. Dari lima TKP ini ada 105 aplikasi pinjol ilegal," kata Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Jumat (22/10).

Simak selengkapnya, di halaman selanjutnya.