Krisdayanti Usul Harga Tiket Pesawat Sudah Termasuk Tes PCR

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 17:53 WIB
PDI Perjuangan ajak para calegnya berkunjung ke Museum. Krisdayanti hingga Kirana Larasati tampak hadir dalam rombongan tersebut. Seperti apa gaya mereka?
Krisdayanti (Agung Pambudhy/detikcom)
Jakarta -

Anggota Komisi IX DPR RI Krisdayanti memahami alasan pemerintah yang memberlakukan hasil negatif COVID-19 berdasarkan tes PCR untuk syarat naik pesawat. Agar tak membebani masyarakat, Krisdayanti mengusulkan agar harga tiket pesawat sudah satu paket dengan tes PCR.

"Memang PCR sebagai syarat penerbangan ini sebagai bentuk antisipasi melonjaknya kasus COVID-19. Konsep tindakan preventifnya setuju sekali, dibebankan ke masyarakatnya saya tidak setuju," kata Krisdayanti kepada wartawan, Jumat (22/10/2021).

Krisdayanti mengatakan seharusnya pemerintah mewajibkan untuk vaksinasi kedua menjadi syarat wajib ditambah dengan antigen sehingga dapat mendorong masyarakat yang masih enggan mau divaksinasi.

"Menurut saya, ideal dengan peraturan syarat terbang sudah vaksin 2 kali dan antigen untuk meyakinkan penumpang dalam kondisi sehat. Jadi mendorong keterpaksaan masyarakat yang masih enggan divaksin untuk mau tidak mau segera vaksin, karena keperluan sehari-hari hampir setiap tempat mensyaratkan sertifikat vaksin kedua," ujar politisi yang sering dipanggil KD.

Kalaupun harus mewajibkan PCR, KD mengusulkan agar pemerintah bekerja sama dengan maskapai sehingga harga PCR sudah termasuk dengan tiket maskapai.

"Kalau harus selalu PCR memang memberatkan untuk masyarakat, baik yang mau dinas kerja/liburan, karena harganya yang kurang ramah di kantong. Kalau memang mau diwajibkan PCR untuk syarat penerbangan sebaiknya pemerintah bekerja sama dengan pihak maskapai, harga tiket sudah termasuk biaya PCR agar tidak menjadi beban untuk masyarakat," tutur anggota DPR Fraksi PDIP itu.

Baca selengkapnya di halaman berikutnya.