Inisiasi BNPB untuk Apresiasi Pihak Unggul dalam Penanganan Bencana

Erika Dyah - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 16:32 WIB
Nyoman Gde Agus Asrama
Foto: Dok. BNPB
Jakarta -

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menginisiasi Anugerah Tangguh Adhiwirasana. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang unggul dalam penanganan kebencanaan, baik dalam penanggulangan bencana alam dan non-alam.

Sebagaimana diketahui, penanganan bencana di Indonesia yang penuh tantangan memerlukan kolaborasi berbagai pihak. Untuk itu, Ketua Panitia Anugerah Tangguh Adhiwirasana, I Nyoman Gde Agus Asrama mengungkap pihaknya telah melakukan tahap penjaringan dengan menggunakan data sekunder guna menyeleksi pihak-pihak yang akan diberi penghargaan.

Ia menyebutkan, melalui penjaringan tersebut, sebanyak 514 Kabupaten/Kota dan 34 Provinsi telah berhasil diseleksi menjadi 57 Kabupaten Kota dan 20 Provinsi terpilih yang masuk ke tahapan penjurian berikutnya di Anugerah Tangguh Adhiwirasana.

Adapun Anugerah Tangguh Adhiwirasana dibagi ke dalam dua kategori, antara lain.

1. Wira Sandya Laksana

Kategori anugerah yang diberikan kepada pemerintah daerah kabupaten/kota dan pemerintah provinsi yang menunjukkan kinerja unggul dalam upaya penanggulangan bencana non-alam (COVID-19) di daerah masing-masing.

Kategori yang akan diberikan: Kategori Inovasi Penanganan Kesehatan, Kategori Inovasi Pemulihan Ekonomi, dan Kategori Inovasi Peningkatan Kesejahteraan Sosial
Kriteria penilaian: dampak inovasi, deskripsi inovasi, keberlanjutan dan keunikan/kebaruan.

2. Wira Dipta Laksana

Kategori anugerah yang diberikan kepada perseorangan yang menunjukkan kisah inspiratif dalam menanggulangi bencana alam dan non-alam (COVID-19) yang terjadi di Indonesia.

a. Kategori yang akan diberikan: Bencana Alam (Kategori Mitigasi, Kategori Tanggap Bencana, Kategori Rehabilitasi) dan Non Alam (Kategori Pemimpin Kolaboratif, Kategori Manajemen Berdaya, Kategori Pahlawan Kemanusiaan dan Kategori Inovator Unggul)

b. Kriteria penilaian: dedikasi, dampak inisiatif, kepemimpinan dan inspiratif.

"Peserta yang lolos dalam tahapan ini adalah mereka yang memiliki inovasi penanganan kesehatan, pemulihan ekonomi dan inovasi-inovasi dalam peningkatan kesejahteraan sosial masyarakat. Tentu semua inovasi itu berbasiskan inovasi antardaerah yang dirasakan oleh seluruh elemen masyarakat di daerahnya masing-masing dan tidak sembarang inovasi," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/10/2021).

"Inovasi harus unik dan belum pernah dilakukan oleh satu pun daerah lainnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan tahapan penjurian diawali dengan sesi panduan pengisian formulir penjurian Anugerah Tangguh Adhiwirasana Kategori Wira Sandya Laksana yang dilaksanakan secara daring pada Kamis (21/10). Sementara itu, Acara Anugerah Tangguh Adhiwirasana rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 10 November 2021 mendatang, dan penghargaan akan dianugerahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Lihat juga video 'Gerakan Bagi-bagi Masker di Sulawesi Utara':

[Gambas:Video 20detik]



(akn/ega)