PD Tak Terima PDIP Sebut 10 Tahun SBY Kebanyakan Rapat Tak Ambil Keputusan!

Eva Safitri - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 12:52 WIB
Politikus Partai Demokrat
Herman Khaeron, politikus Partai Demokrat (Lamhot Aritonang/detikcom)
Jakarta -

Sekjen PDIP mengkritik 10 tahun kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang dinilai hanya rapat-rapat dan tidak mengambil keputusan. Partai Demokrat mengingatkan PDIP untuk juga menyadari ada peran pemimpin sebelumnya.

"Menurut saya, Hasto boleh memuji pujaannya, tetapi mesti menyadari bahwa tidak ada keberhasilan saat ini tanpa peran pemimpin sebelumnya," kata Kepala Badan Pembinaan Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Demokrat Herman Khaeron kepada wartawan, Jumat (22/10/2021).

Herman lantas membeberkan hasil-hasil yang pernah dicapai SBY. Menurutnya, SBY tidak pernah membandingkan kepemimpinan, malah justru berterima kasih kepada presiden sebelumnya.

"Kepemimpinan Pak SBY sangat dirasakan kehadirannya oleh masyarakat Indonesia, contohnya tol laut di Bali, Jembatan Madura, dan program prorakyatnya, selain aktif di dunia internasional dan membanggakan, tanpa mencemooh presiden sebelumnya, bahkan berterima kasih kepada presiden sebelumnya," ujarnya.

Tidak hanya itu, menurut Herman, SBY berhasil mengatasi dampak krisis ekonomi dunia hingga menjadi negara G20. Serta penanganan bencana alam sekaligus wabah yang pernah terjadi di Indonesia.

"Pak SBY juga berhasil melunasi utang IMF, menaikkan pendapatan per kapita masyarakat, mampu mengatasi dampak krisis ekonomi dunia, dan Indonesia menjadi negara G20. Pak SBY juga mampu menangani bencana alam dengan baik dan mendapatkan penghargaan internasional, mengendalikan flu burung dan wabah penyakit lainnya," ucapnya.

Herman kemudian menyindir balik Hasto. Dia menyebut Hasto kekurangan informasi terkait kepemimpinan SBY selama 10 tahun.

"Mohon maaf, Pak Hasto mungkin kekurangan informasi terkait selama 10 tahun Pak SBY menjabat presiden," tuturnya.

Sindiran Hasto ke SBY

Sindiran Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto ke SBY itu diucapkan saat membuka webinar bertajuk 'Penganggaran Desa Wisata Perancangan Kebijakan Penganggaran Desa Wisata', yang digelar di kantor DPP PDIP, Kamis (21/10/2021). Hasto awalnya menggambarkan kepemimpinan Jokowi.

"Berbagai apresiasi sudah diberikan kepada Presiden Jokowi, dan kita sebagai partai pengusung pun ikut bangga bagaimana kepemimpinan Pak Jokowi yang turun ke bawah, melihat akar persoalan pokok dari COVID-19 dan kemudian mencari solusi menyeluruh dimulai dari refocusing anggaran, kebijakan yang menyeimbangkan antara pembatasan sosial dan pertumbuhan ekonomi serta terdepan dalam pengadaan vaksin," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto dalam keterangan tertulisnya.

Hasto menyebut Jokowi punya kelebihan dibandingkan Presiden RI sebelumnya. Dia menyebut Presiden RI 10 tahun lalu terlalu banyak mengadakan rapat, namun tidak mengambil keputusan.

"Pak Jokowi punya kelebihan dibanding pemimpin yang lain. Beliau adalah sosok yang turun ke bawah, yang terus memberikan direction, mengadakan ratas (rapat kabinet terbatas) dan kemudian diambil keputusan di rapat kabinet terbatas. Berbeda dengan pemerintahan 10 tahun sebelumnya, terlalu banyak rapat tidak mengambil keputusan," sebutnya.

Simak Video: Menteri-menteri Jokowi Dapat Rapor Merah dari BEM UI: Luhut-Mahfud

[Gambas:Video 20detik]



(eva/gbr)