Kasir di Bengkulu Ditangkap Usai Pura-pura Jadi Korban Rampok Rp 60 Juta

Hery Supandi - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 11:57 WIB
Konferensi pers penangkapan perampok di Bengkulu (dok. Istimewa)
Konferensi pers penangkapan perampok di Bengkulu (Foto: dok. Istimewa)
Bengkulu -

Seorang kasir minimarket di Kabupaten Lebong, Bengkulu, ditangkap polisi karena diduga terlibat perampokan Rp 60 juta. Kasir tersebut sempat berpura-pura menjadi korban perampokan.

Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Sudarno mengatakan peristiwa itu terjadi di Tanjung Agung, Kecamatan Pelabai, Lebong. Terduga pelaku utama perampokan itu ialah AG (19), yang merupakan kasir minimarket itu.

Sudarno mengatakan AG ditangkap bersama dua orang lainnya. Aksi mereka terekam CCTV.

"Mereka ini ternyata telah merencanakan aksi perampokan ini, karena ketiganya kecanduan judi online," kata Sudarno saat dimintai konfirmasi, Jumat (22/10/2021).

Dua terduga pelaku lainnya ialah RA (17) dan CL (19). Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti berupa peralatan yang digunakan untuk menjalankan aksi dan uang tunai.

"Satu dari tiga pelaku yang kita tangkap merupakan karyawan minimarket itu sendiri, yang saat kejadian berpura-pura sebagai korban perampokan," ucap Sudarno.

Dia mengatakan polisi sempat melakukan penyekatan di perbatasan keluar-masuk Lebong setelah ada laporan perampokan. Polisi kemudian mengecek rekaman CCTV minimarket.

"Karena itulah kita menduga pelakunya adalah orang dalam, saat itulah kita mengamati CCTV milik toko dan terdapat adanya kejanggalan karena tidak adanya usaha perlawanan," ucap Sudarno.

Dia mengatakan AG telah mengakui dua terduga perampok itu adalah temannya. Perampokan itu diduga sudah direncanakan sebelum uang disetorkan.

Dalam rekaman CCTV itu, AG terlihat didatangi dua orang perampok membawa pisau. AG kemudian terlihat menyerahkan uang kepada para perampok.

(haf/haf)