4 Hal Imbas Rachel Vennya Kabur dari Karantina

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 22 Okt 2021 11:01 WIB
Selebgram Rachel Vennya tiba di Polda Metro Jaya. Dia diperiksa polisi terkait aksi kabur saat karantina di RSDC Pademangan.
Rachel Vennya (Foto: Andhika Prasetia/detikcom)
Jakarta -

Kasus kaburnya Rachel Vennya dari Karantina melebar ke mana-mana. Ada empat hal yang terkena dampak mulai dari anggota TNI yang dikembalikan ke kesatuan masing-masing hingga pengawasan di lokasi karantina diperketat.

1. Kodam Jaya Perketat Pengawasan

Usai mencuatnya kasus Rachel Vennya, apel khusus digelar Kodam Jaya di RSDC Wisma Atlet Pademangan. Kasdam Jaya Brigjen Bobby Rinaldi Makmun memimpin apel tersebut. Bobby mengingatkan mengenai pentingnya komunikasi antarpetugas.

"Perketat komunikasi koordinasi dengan kesatuan tugas yang lain hindari masalah sekecil apapun," kata Bobby dalam sambutan saat apel khusus di lokasi, Jumat (15/10).

Bobby juga mengingatkan agar tidak terjadi gesekan sesama anggota TNI usai kejadian Rachel Vennya kabur yang diduga dibantu oleh seorang anggota TNI. Dia menegaskan bahwa menjadi anggota kesatuan TNI merupakan sebuah tugas yang terhormat.

"Dan tidak ada gesekan apa pun. Tugas itu adalah kehormatan," ucap Bobby.

Lebih lanjut, Bobby meminta seluruh bawahannya melapor jika menemukan sebuah permasalahan yang terjadi di lingkungan RSDC Pademangan. "Apabila ada masalah, mohon laporkan," imbuhnya.

Sementara itu, Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji bakal memperketat pengawasan di sejumlah tempat isolasi terpusat di DKI Jakarta. Hal tersebut disampaikan oleh Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara. Selain memperketat mekanisme pengawasan, Pangdam Jaya juga akan melakukan evaluasi di sejumlah tempat isolasi terpusat tersebut.

"Iya semuanya baik itu bandara, Pademangan, Wisma RSDC (Rumah Sakit Darurat COVID) dan tempat isolasi terpusat kita di Rusun Nagrak atau rusun-rusun lain akan dievaluasi. Kita akan melihat nanti Pangdam Jaya akan membuatkan mekanisme yang lebih ketat," terang Herwin kepada wartawan, Jumat (15/10).

2. Oknum TNI Dikembalikan ke Kesatuan

Kodam jaya mengungkapkan ada dua oknum TNI yang membantu Rachel Vennya saat menjalani karantina dari RSDC Pademangan, Jakarta Utara. Kini dua oknum tersebut dikembalikan ke kesatuan masing-masing.

"Jadi hasil penyelidikan staf intel ya sesuai dengan perintah Panglima (Pangdam Jaya) selaku Pangkogasgapad, yang bersangkutan dikembalikan ke satuan asal. Nanti akan diperiksa oleh Polisi Militer di satuan asalnya," kata Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (21/10).

Dua anggota TNI itu diketahui berinisial FS dan IG. Awalnya pihak Kodam Jaya mengungkap keterlibatan FS selaku tim satgas di Bandara Soekarno-Hatta dalam proses kaburnya Rachel Vennya saat karantina.

Penyelidikan kemudian berlanjut dan menemukan fakta keterlibatan satu anggota TNI AU lainnya, yakni inisial IG.

"Penyelidikan kemarin, pendalaman, memang ada dua oknum yang bekerja sama," ujar Herwin.

Herwin belum memerinci peran masing-masing dua anggota TNI yang terlibat tersebut. Dia hanya menjelaskan keduanya telah dinonaktifkan dari Satgas dan dikembalikan ke satuan asal.

"Jadi memang sudah dikembalikan dari Bapak Panglima Kodam. Untuk satuannya yang satgas bandara itu berasal dari Korps AU satu, kemudian untuk yang di Pademangan itu berasal dari Wing Satu Paskhas," terang Herwin.

Terkait jeratan pidana yang bisa dikenakan kepada dua anggota TNI tersebut, Herwin enggan berspekulasi. Dia menyebut pihaknya masih menunggu hasil pemeriksaan di Polisi Militer.

"Nanti hasilnya oleh Polisi Militer. Sampai sekarang kita belum dapat hasil resumenya," ujar Herwin.

Simak Video: Rachel Vennya Kemungkinan Bakal Diperiksa Lagi

[Gambas:Video 20detik]