3 Terluka Akibat Kios Pendatang di Papua Diserang, Pihak Bertikai Damai

Wilpret Siagian - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 21:17 WIB
Proses mediasi pihak pendatang dan warga usai bentrok di Jayapura, Papua. Mediasi dilakukan di Polresta Jayapura, Kamis (21/10/2021).
Proses mediasi antara pihak pendatang dan warga setelah bentrokan di Jayapura. (Dok. Istimewa)
Jayapura -

Bentrokan antara pihak pendatang dan warga di Jayapura, Papua, terjadi akibat kesalahpahaman. Sebanyak 3 orang terluka akibat bentrokan antara pihak pendatang dan warga di Jayapura tersebut.

"Mereka saling serang. Tapi ini tidak mewakili suku," kata Kapolresta Jayapura Kombes Gustav R Urbinas dalam keterangannya, Kamis (21/10/2021).

Bentrokan terjadi kemarin pukul 21.20 WIT, setelah salah seorang warga mengalami kecelakaan lalu lintas dan diobati oleh pemilik kios yang berada di sekitar lokasi kecelakaan. Namun pengendara tersebut mengaku kepada warga bahwa dia dikeroyok.

"Kasus itu berawal ketika salah satu warga yang berdomisili di belakang Mal Ramayana terjatuh. Lalu dia pergi ke kios yang berada di pertigaan dan diobati pemilik kios. Tetapi oknum tersebut menyampaikan kepada warganya kalau dia dikeroyok, sehingga terjadilah keributan dan pelemparan ke kios tersebut," ungkap Kombes Gustav.

"Setelah melakukan pelemparan ke kios itu, masyarakat sekitar yang berjualan melihat hal tersebut dengan spontan dan merespons untuk membantu, sehingga terjadilah saling lempar," tambahnya.

Akibat bentrokan tersebut, tiga warga terluka, salah satunya anak pemilik kios. Sementara 2 korban lainnya merupakan warga asli.

Anak pemilik kios, yang terkena lemparan batu, kemudian dibawa ke RS AL Hamadi. Sedangkan 2 korban lainnya diobati di RS Bhayangkara.

"Mereka terkena panah di lengan, sudah dilakukan operasi ringan, dan dua warga ini sedang beristirahat di RS Bhayangkara," terang Gustav.

Kedua pihak yang bentrok pun berdamai. Baca di halaman berikutnya.