Projo Adukan Surat Sumbangan Gubernur Sumbar ke Polda atas Dugaan Korupsi

Jeka Kampai - detikNews
Kamis, 21 Okt 2021 14:36 WIB
Surat sumbangan untuk penerbitan buku yang Gubernur Sumbar  (Jeka Kampai/detikcom)
Surat sumbangan untuk penerbitan buku yang Gubernur Sumbar (Jeka Kampai/detikcom)
Padang -

Kasus surat permintaan sumbangan untuk penerbitan buku yang ditandatangani Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi kembali bergulir. Kasus ini ditangani Polda Sumbar.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Stefanus Satake Bayu Setianto mengatakan kasus itu dilaporkan oleh ormas pendukung Jokowi, Projo Sumbar.

"Memang, ada laporan dari Projo Sumbar terkait (surat) itu. Krimsus (Ditreskrimsus) sedang melakukan penyelidikan," kata Satake Bayu saat dimintai konfirmasi detikcom, Kamis (21/10/2021).

Projo melaporkan soal dugaan adanya tindak pidana korupsi dari surat permintaan sumbangan yang ditandatangani Gubernur Mahyeldi tersebut

"Belum sampai ke tahap penyidikan. Masih proses penyelidikan," katanya.

Awal Mula Kasus

Adanya surat permintaan sumbangan dari gubernur itu terungkap setelah polisi menangkap lima orang warga luar Sumatera Barat di sebuah tempat pada Jumat (13/8). Mereka ditangkap atas dugaan penipuan.

Kelima orang yang ditangkap tersebut adalah D (46), DS (51), DM (36), yang ketiganya berasal dari Jawa; kemudian MR (50) dan A (36), yang berasal dari Makassar.

Dari hasil pemeriksaan terungkap, mereka mendatangi para pengusaha, kampus, dan pihak-pihak lainnya bermodalkan surat berlogo Gubernur Sumatera Barat, ditandatangani Mahyeldi.

Simak berita selengkapnya di halaman selanjutnya.

Saksikan video 'Pengakuan Gubernur Sumbar Terkait Lima Peminta Sumbangan':

[Gambas:Video 20detik]