Round-Up

Beda Risma dengan Pemprov Bali soal Rp 45O M Dana Bansos Belum Cair

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 21:46 WIB
Risma kaget masih ada warga Bali yang belum terima Bansos selama 5 bulan (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)
Foto: Risma kaget masih ada warga Bali yang belum terima Bansos selama 5 bulan (Wilda Hayatun Nufus/detikcom)

Dewa Mahendra memaparkan 3.701 KPM yang belum mendapat pencairan bantuan terdiri dari:

-Kabupaten Badung 93 KPM

-Kabupaten Bangli 733 KPM

-Kabupaten Buleleng 297 KPM

-Kabupaten Gianyar 16 KPM

-Kabupaten Jembrana 55 KPM

-Kabupaten Karangasem 920 KPM

-Kabupaten Klungkung 121 KPM

-Kota Denpasar 36 KPM

-Kabupaten Tabanan 1.430 KPM.

Kepala Dinas Sosial P3A Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra PutraFoto: Kepala Dinas Sosial P3A Provinsi Bali Dewa Gede Mahendra Putra (dok. Pemprov Bali)

Kemudian, BPNT yang belum bertransaksi yakni sebanyak 19.358 KPM terdiri dari:

-Kabupaten Badung 460 KPM

-Kabupaten Jembrana 2.727 KPM

-Kabupaten Tabanan 1.872 KPM

Kabupaten Gianyar 3.563 KPM

-Kota Denpasar 741 KPM

-Kabupaten Klungkung 1.690 KPM

-Kabupaten Bangli 2.807 KPM

-Kabupaten Buleleng 2.735 KPM

-Kabupaten Karangasem 2.763 KPM.

Dewa Mahendra menegaskan untuk mempercepat realisasi pencairan dana bansos dari Kemensos, baik PKH maupun BPNT. Menurutnya, Gubernur Bali Wayan Koster telah meminta kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai bank penyalur dana bansos agar melakukan percepatan pencairan kepada KPM.

"Bapak Gubernur juga meminta bupati/wali kota se-Bali agar membantu/memfasilitasi pencarian dan transaksi oleh KPM selaku penerima bansos," tegasnya.

Selain itu, menurut Dewa Mahendra, KPM diharapkan mempercepat perbaikan atau penyempurnaan data yang diminta oleh bank penyalur agar dana bansos cepat direalisasikan. KPM juga diminta untuk cepat melakukan transaksi dan pencairan dana bansos sehingga benar-benar bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan hidup di masa pandemi COVID-19.


(aud/aud)