Sukadi, Tukang Bangunan yang Kepalanya Hancur Dihantam KA

Sukadi, Tukang Bangunan yang Kepalanya Hancur Dihantam KA

- detikNews
Selasa, 18 Apr 2006 18:18 WIB
Jakarta - Salah satu korban tabrakan kereta api vs Metromini di Kalibata, Jakarta Selatan, yang sudah berhasil diidentifikasi keluarganya adalah Sukadi (50). Jenazah warga Kutowinangun, Kebumen, itu sungguh mengenaskan. Kepalanya hancur.Bahkan batok kepala Sukadi terlepas dari kepalanya. Batok kepala laki-laki yang bekerja sebagai tukang bangunan itu diletakkan di atas tubuhnya yang terbaring di kamar mayat RSCM.Identitas Sukadi diketahui dari keponakannya, Suryono. Dari lima mayat korban kecelakaan tersebut, Suryono yakin jenazah yang dibungkus kantong mayat hitam itu adalah pamannya.Suryono berhasil mengenali pamannya lewat perawakannya yang kecil dan struktur giginya yang berantakan. Suryono mengaku mengetahui kecelakaan yang menimpa pamannya dari aparat kepolisian yang meneleponnya pukul 14.30 WIB, Selasa (18/4/2006) atau setengah jam setelah peristiwa naas itu terjadi. Usai menerima telepon, ia langsung meluncur ke RSCM.Suryono yang tinggal di Ciputat, menuturkan, sebagai pekerja bangunan, pamannya selama ini tinggal di tempat yang berbeda-beda. Terakhir, ia mengetahui pamannya tinggal bersama teman-temannya di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat.Sukadi, katanya, memiliki tiga anak yang semuanya tinggal di Kebumen. "Anak sulungnya sudah saya beritahu soal musibah ini," katanya.Suryono mengaku tidak tahu pamannya akan dikebumikan di mana, sebab ia masih menunggu keputusan dan penyelidikan yang dilakukan polisi.Kondisi empat jenazah lainnya tidak kalah mengenaskan. Selain Sukadi yang kepalanya hancur, jenazah lainnya tampak dalam berbagai kondisi, antara lain buntung kakinya. Jenazah keempat korban lainnya ada yang dibungkus selimut, tikar dan lembaran koran. Keempat korban bernama M Farhan, Ngadri, Sri Wahyuni dan Zaudan itu belum diidentifikasi oleh keluarganya. (umi/)


Berita Terkait