Saksi: KRL vs Metromini Gara-gara Angkot Ngetem
Selasa, 18 Apr 2006 17:14 WIB
Jakarta - Seorang saksi mata tabrakan KRL Pakuan vs Metromini S 64 menyatakan, insiden itu dipicu oleh angkot ngetem yang ogah pergi meski sudah diklakson berulang-ulang oleh Metromini.Saksi mata itu menceritakan hal itu di TKP, kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.Ceritanya, sekitar pukul 15.00 WIB, Selasa (18/4/2006), sinyal KA berbunyi nyaring menandakan ada KA hendak lewat. Nah, saat itu posisi Metromini S 64 persis ada di tengah rel pintu perlintasan KA.Tapi Metromini tidak bergerak meski telah mendengar sirene KA meraung-raung. Hal ini terjadi karena di depan Metromini itu ada angkot ngetem. Sopir Metromini yang belum diketahui tak henti-hentinya mengklakson. Tapi anehnya, sopir angkot tak beringsut.Dan brakkk!!! KRL Pakuan jurusan Jakarta-Bogor yang tak bisa mengerem mendadak 'mencium' Metromini apes itu. Metromini terseret hingga setengah kilometer sebelum akhirnya terlepas dari moncong KRL.
(nrl/)











































