Penyebar Video Mesum Sejoli Pelajar Sumsel di WC Ditangkap

M Syahbana - detikNews
Rabu, 20 Okt 2021 09:23 WIB
XXX Key with trap on keyboard, 3D rendering
Ilustrasi video mesum (Foto: iStock)
Lahat -

Polisi menangkap pria bernama R (19). Dia ditangkap karena diduga merekam dan menyebarkan video mesum pelajar di dalam WC.

"Tersangka perekam dan penyebar sudah di amankan di Polres Lahat," kata Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti, saat dimintai konfirmasi, Rabu (20/10/2021).

Dia menyebut R merekam video itu sebanyak empat kali. Dia menyebut ada dua video yang dia sebarkan demi mendapatkan duit.

"Modusnya sengaja merekam video itu dan menyebarkannya. Untuk mendapat keuntungan berupa sejumlah uang. Sejumlah barang bukti, termasuk HP yang digunakan merekam dan menyebarkan, juga diamankan," ujarnya.

Polisi juga menetapkan pemeran pria dalam video mesum itu, DBS (14), sebagai tersangka. Dia dijerat sebagai tersangka karena melakukan perbuatan cabul berulang kali.

"Pemeran yang laki-laki (DBS) juga tersangka, karena perbuatannya bujuk rayunya untuk melakukan pencabulan atau persetubuhan anak," kata Achmad.

"Tersangka dikenakan tentang Tindak Pidana Pornografi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 29 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan/atau Pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas UU Nomor 11/2008 tentang ITE," sambungnya.

Sebelumnya, pihak SMA negeri tempat dua pemeran itu bersekolah buka suara atas beredar video tersebut. Pihak sekolah membenarkan sejoli itu merupakan siswanya dan saat ini sudah dikeluarkan dari sekolah.

"Benar, kedua pemeran dalam video itu merupakan siswa kami. Mulai hari ini mereka bukan siswa kami lagi," kata kepala SMA negeri tersebut kepada wartawan, Selasa (19/10).

Sejoli itu diduga melakukan aksi mesum di WC sebuah rumah kosong, Jumat (15/10). Rumah tersebut tak jauh dari sekolah.

"Video yang beredar benar terjadi di Kota Lahat, kedua pemeran statusnya pelajar di SMA negeri," kata Kapolres Lahat, AKBP Achmad Gusti, ketika dimintai konfirmasi.

"Kedua pemeran dalam video tersebut sudah diamankan polres untuk dimintai keterangan. Pengakuannya sudah enam kali, di lokasi yang sama di rumah kosong tersebut," katanya.

(haf/haf)