Golkar: Kader Korupsi Kegiatan Personal, Tak Terkait Partai

Adhyasta Dirgantara - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 19:45 WIB
Waketum Partai Golkar Adies Kadir
Waketum Partai Golkar Adies Kadir (Adhyasta/detikcom)
Jakarta -

Sejumlah kader Partai Golkar terjerat kasus korupsi baru-baru ini. Wakil Ketua Umum Partai Golkar, Adies Kadir, mengungkapkan perbuatan Azis Syamsuddin dkk itu merupakan kegiatan personal, tidak terkait partai.

"Nah terhadap kasus-kasusnya kan sudah selesai semua, terhadap Alex Noerdin, Pak Azis, kemudian terakhir Dodi Alex Noerdin. Ini kan kita sudah sampaikan bahwa hal itu merupakan kegiatan-kegiatan personal dari yang bersangkutan masing-masing, jadi tidak ada kaitannya sama sekali dengan partai," kata Adies saat ditemui di TMP Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (19/10/2021).

Khusus Bupati Kuantan Singingi (Kuansing) Andi Putra yang baru saja kena operasi tangkap tangan (OTT) KPK, Golkar masih menunggu keterangan resmi. Meski demikian, Adies menegaskan Golkar akan memberi bantuan hukum bagi setiap kadernya yang terjerat kasus.

"Jadi begini, yang Andi Putra ini kami masih nunggu ya, belum ada surat keterangan resmi dari KPK. Kita masih menunggu, masih mencermati, mengamati sejauh mana kasusnya selama belum ada pengumuman resmi dari KPK," ucapnya.

"Tetapi sebagai kader, Partai Golkar akan memberikan bantuan hukum terhadap kader-kadernya manakala diperlukan. Jadi sejauh ini kita masih menjalin komunikasi, kita juga mencermati, kita mendalami sejauh mana terhadap kasus-kasus tersebut," sambungnya.

Adies mengingatkan setiap kader Partai Golkar agar tidak ada yang terjerat kasus korupsi lagi ke depannya. Adies meminta semua kader bekerja secara hati-hati.

"Ini kan selalu kita sampaikan kepada kader, sudah mewanti-wanti, Partai Golkar sudah wanti-wanti kadernya untuk hati-hati dalam bekerja, berhati-hati dalam bertindak. Karena kita ini wakil dari masyarakat, baik di eksekutif maupun legislatif. Jadi semuanya harus pandai-pandai bawa diri, jangan lakukan tindakan yang melanggar hukum," imbuhnya.

Seperti diketahui, setidaknya ada empat kader Partai Golkar yang harus berurusan dengan KPK baru-baru ini. Mereka adalah mantan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin, mantan Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin, Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin, dan Bupati Kuansing Andi Putra.

(drg/fas)