Respons Aiptu Jakaria 'Jacklyn Choppers' soal Mutasi ke Humas

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 18:52 WIB
Aiptu Jakaria alias Jacklyn Choppers
Aiptu Jakaria alias Jacklyn Choppers (dok. pribadi)

Cerita Irjen Fadil soal Jacklyn

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran juga pernah mengulas soal penyergapan pelaku perampokan yang dilakukan olehnya bersama dengan Jack, di akun YouTube Deddy Corbuzier. Saat itu Deddy Corbuzier menanyai Irjen Fadil apakah pernah punya pengalaman tembak-tembakan dengan pelaku kejahatan.

"Saya pernah di Bandung, pelaku perampokan di Cipacing. Ada mobil pengantar ATM dirampok di BCA Slipi, kalau nggak salah isinya itu 5 miliar," kata Irjen Fadil.

Tim Subdit Jatanras kala itu mengidentifikasi para pelaku berada di Sumedang, Jawa Barat. Fadil mengungkapkan saat pengejaran pelaku perampokan itu kemudian terjadi kontak tembak di tengah pasar.

"Di tengah pasar, pagi hari. Pasar daerah Cipacing. Sehingga salah satu anggota saya, mungkin kenal, yang suka buat itu juga channel YouTube Jakaria... Jack, itu ditembak 9 peluru bersarang di tubuhnya. Itu bersama saya, saya bopong dia, saya bawa dia ke rumah sakit, ada 600 meter ada kendaraan lalu dibawa ke rumah sakit, untung nyawanya diselamatkan," jelas Fadil.


Jacklyn dan Ambarita Dimutasi

Seperti diketahui, Jacklyn Choppers dimutasi ke Bidang Humas Polda Metro Jaya. Selain Jacklyn, anggota Raimas Backbone Polres Metro Jakarta Timur Aipda Monang Parlindungan Ambarita juga dimutasi ke Humas.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan mutasi keduanya merupakan penyegaran personel yang biasa dilakukan di lingkungan instansi Kepolisian Republik Indonesia (Polri).

"Kami ini semuanya anggota Polda Metro Jaya, mutasi itu adalah hal yang wajar tour of duty ya kan, penyegaran. Termasuk Pak Jacklyn ya kan. Pak Jacklyn ini mutasi dari Jantaras ke Humas," kata Kombes Yusri kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (19/10/2021).

Yusri kemudian menjelaskan alasan mengapa Jacklyn dan Ambarita dimutasi ke Bidang Humas. Salah satu pertimbangannya karena keduanya sudah cukup populer di media sosial, sehingga diharapkan dapat memperkuat Bidang Kehumasan.

"Kenapa ke Humas? Pak Jacklyn ini salah satu orang yang punya bakat bermain di medsos. Boleh lihat followers Pak Jacklyn bagus nggak? Kita butuh orang-orang yang expert di bidangnya. Expert di bidangnya, beliau senang bermain medsos kebetulan pengelola medsos di Polda Metro Jaya ini adalah humas.


(mea/fjp)