Seret Anak Nia Daniaty, Kasus Tes CPNS Fiktif Naik ke Penyidikan

Rakha Arlyanto Darmawan - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 16:36 WIB
Polda Metro Jaya menggelar konferensi pers di Mapolda Jaya, Jakarta, Sabtu (25/7/2020) terkait kematian editor Metro TV, Yodi Prabowo. Polda Metro Jaya menyatakan kematian Yodi Prabowo karena bunuh diri dengan cara menusukkan pisau ke perut dan leher. Hadir dalam keterangan pers tersebut antara lain Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus dan Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kombes Tubagus Ade Hidayat.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Polisi telah melakukan gelar perkara kasus CPNS fiktif yang melibatkan anak Nia Daniaty, Olivia Nathania. Kasus dugaan penipuan tes CPNS ini kini ditingkatkan ke penyidikan.

"Kita lakukan gelar perkara. Dari lidik kita naikkan penyidikan," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Selasa (19/10/2021).

Pasalnya, polisi menemukan adanya dugaan unsur tindak pidana dalam kasus tersebut. Meski begitu, Yusri belum membeberkan secara detail unsur pidana apa yang ditemukan dalam kasus tersebut.

"Ada dugaan unsur-unsur pidana yang terlibat," jelas Yusri.

Sebelumnya, Olivia Nathania menjalani pemeriksaan tambahan pada Senin (18/10) kemarin. Olivia Nathania dicecar 42 pertanyaan oleh penyidik terkait dugaan penipuan tes CPNS.

"Iya jadi begini ini ada 83 pertanyaan dari yang kemarin. Jadi pertanyaannya seputar laporan Ibu Agustin dan Pak Karnu jadi kita bantah," kata pengacara Olivia Nathania, Susanti Agustina, kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (18/10/2021).

"Jadi saya ulangi, ada total 83 pertanyaan. Kemarin 41 (pertanyaan) sekarang 42," sambungnya. Olivia menjalani pemeriksaan mulai pukul 12.00 WIB dan keluar pada pukul 19.30 WIB.

Susanti tidak banyak mengungkap soal pemeriksaan Olivia Nathania ini. Susanti mengatakan pihaknya masih menunggu panggilan selanjutnya dari kepolisian.

Simak awal mula kasus di halaman selanjutnya