Ironi Rachel Vennya: Galang Dana Corona, Kabur dari Karantina

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 12:14 WIB
Jakarta -

Selebgram Rachel Vennya tengah terseret kasus kabur karantina. Ini menjadi ironi bagi Rachel Vennya, yang sebelumnya gencar mendukung penanganan COVID-19 lewat galang dana.

Dirangkum detikcom, Selasa (19/10/2021), galang dana Corona oleh Rachel Vennya dilakukan di situs kitabisa, platform penggalangan dana dan donasi online. Rachel Vennya, sebagai influencer, berhasil mengumpulkan dana hingga Rp 9 miliar, tepatnya Rp 9.205.740.814. Galang dana ini sudah berakhir.

Dalam penjelasan di kampanye galang dana tersebut, Rachel Vennya mengajak masyarakat membantu melindungi orang-orang di sektor kesehatan dan informal dari COVID-19. Donasi galang dana ini bakal digunakan untuk menyediakan masker, hand sanitizer, sarung tangan plastik, dan alat perlindungan diri lainnya untuk tenaga kesehatan di rumah sakit rujukan COVID-19. Dana ini juga ditujukan untuk menyediakan alat perlindungan diri untuk keluarga petugas kesehatan di RS rujukan COVID-19 hingga memberikan bantuan keseharian untuk pekerja sektor informal seperti ibu-ibu pedagang agar untuk sementara waktu bisa beristirahat di rumah, yang bantuannya bisa berupa kebutuhan sehari-hari, alat sanitasi, masker dan hand sanitizer.

Dalam perjalanan galang dana ini, Rachel Vennya disebut turut menyumbang dengan dana pribadi yang mencapai Rp 775 juta.

Aksi Rachel Vennya ini patut dipuji dan diapresiasi. Sayang, setelahnya, Rachel Vennya malah terseret kasus kabur karantina perjalanan internasional.

Pihak Kodam Jaya telah mengkonfirmasi bahwa Rachel Vennya kabur dari karantina dengan bantuan oknum TNI. Kodam Jaya akan menyerahkannya ke pihak kepolisian untuk melakukan penyelidikan terkait dugaan pelanggaran pidana Rachel Vennya.

"Apabila ada keterlibatan dari luar TNI, secara otomatis kami akan melakukan peraturan perundang-undangan. Tadi kita lemparkan kepada kepolisian untuk melanjutkan penyelidikan," ujar Pangdam Jaya Mayjen TNI Mulyo Aji kepada wartawan, Kamis (14/10/2021).

Dalam kesempatan yang sama, Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengatakan pihak Kodam Jaya akan berkoordinasi dengan kepolisian Polda Metro Jaya dalam melakukan penyelidikan terhadap Rachel Vennya. Pasalnya, pihak kepolisianlah yang berwenang mengusut pelanggaran yang dilakukan seorang warga sipil.

Rachel Vennya kemudian buka suara di YouTube Boy William. Dia mengaku menyesal tak menjalani karantina usai pulang dari Amerika Serikat. Rachel menyadari kesalahannya itu telat.

"Ini kesalahan aku sebagai as a person ya, aku salah karena aku sadarnya telat. Yang pasti aku nyesel dan mungkin aku nyesel. Itu aja sih," kata Rachel Vennya dilihat di video di akun YouTube Boy William, Senin (18/10/2021).

Rachel menjelaskan sama sekali tak dikarantina di Wisma Atlet. Dia akan menjalankan kronologi selengkapnya di Polda Metro.

"Aku nggak bisa sebutin kronologinya seperti apa, karena aku harus memberitahukan kronologinya di Polda ya, Kak. Tapi aku tidak karantina sama sekali di Wisma Atlet, jadi aku tidak minta sekamar juga karena pada kenyataannya aku tidak karantina sama sekali," ujar Rachel.

(gbr/fjp)