Duel-Serang Lawannya Pakai Pecahan Botol, WN Maroko di Badung Bali Tersangka

Sui Suadnyana - detikNews
Selasa, 19 Okt 2021 08:37 WIB
Bule asal Selandia Baru di Badung, Bali, menderita luka robek di leher usai diserang pakai pecahan botol oleh WN Maroko, Sabtu (16/10/2021).
Bule asal Selandia Baru menderita luka robek di leher akibat diserang pakai pecahan botol oleh WN Maroko. (Dok. Istimewa)
Badung -

Dua warga negara asing (WNA) di Badung, Bali, James Michael Jonathan Nathaniel (38) asal Selandia Baru dan Yassine El Yousfi (26) dari Maroko, terlibat perkelahian. Bule asal Selandia Baru itu terluka setelah diserang menggunakan pecahan botol, sedangkan lawannya ditetapkan sebagai tersangka.

"TKP (pertikaian) di Jalan Pantai Berawa, Desa Tibubeneng, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. Waktu kejadian pada hari Sabtu, tanggal 16 Oktober 2021 sekira pukul 00.50 Wita," kata Kasi Humas Polres Badung, Iptu I Ketut Sudana, dalam keterangan tertulis, Selasa (19/10/2021).

Perkelahian tersebut terjadi karena WN Maroko itu saat mengendarai motor menyerempet bule asal Selandia Baru yang sedang menyeberang. Bule asal Selandia Baru itu lalu menegur WN Maroko tersebut.

Adu mulut pun terjadi. WN Maroko tersebut kemudian mengambil botol berisi minuman yang ada di motor lalu memecahkannya. Pecahan botol tersebut digunakan WN Maroko itu untuk menyerang bule Selandia Baru. Akibat serangan itu, bule Selandia Baru tersebut menderita luka robek.

"Karena pelaku merasa terdesak, pelaku mengambil botol bir yang memang sudah ada pada kantong dashboard motor pelaku dan kemudian turun dan memecahkan botol bir tersebut, lalu menyerang korban pada bagian leher sehingga mengakibatkan korban mengalami luka robek pada leher," papar Sudana.

Bule Selandia baru itu kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat. Sementara WN Maroko diamankan ke polsek setempat.

"Selanjutnya korban diarahkan untuk berobat ke rumah sakit dan pelaku sudah diamankan dan dibawa ke Polsek Kuta Utara," jelas Sudana.

Terpisah, Kanit Reskrim Polsek Kuta Utara Iptu I Made Purwantara mengungkapkan kasus perkelahian ini ditindaklanjuti oleh pihaknya. Alhasil, WN Maroko penyerang bule Selandia Baru itu ditetapkan sebagai tersangka.

"(Dikenai Pasal) 351 (KUHP), penganiayaan berat," jelas Purwantara saat dimintai konfirmasi detikcom.

(zak/zak)