Dorong Pelestarian Budaya, HNW Inisiasi Lomba Baca Rawi di Jaksel

Yudistira Perdana Imandiar - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 16:41 WIB
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid mengecam perampasan tanah dan rumah sejumlah keluarga Palestina oleh pemukim Israel yang di back up oleh tentara dan negara penjajah Israel.
Foto: Dok. MPR
Jakarta -

Wakil Ketua MPR RI yang Hidayat Nur Wahid (HNW) bersama Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jakarta Selatan menyelenggarakan lomba pembacaan Rawi Simthudduror untuk masyarakat Jakarta Selatan. Kegiatan tersebut dibuat untuk melestarikan tradisi di tengah masyarakat Betawi.

"Ini komitmen PKS dalam menjaga dan melanjutkan budaya yang baik di masyarakat. Kami sebelumnya juga telah membuat lomba hadroh, marawis, dan juga lomba olahraga, seperti badminton dan lain sebagainya," jelas HNW saat membuka lomba pembacaan Rawi Simthudduror di Jakarta Selatan, Sabtu (16/10).

HNW menyatakan PKS sebagai partai politik Islam meyakini tradisi-tradisi yang baik di masyarakat harus terus dilanjutkan. Ia menekankan Pasal 32 ayat (1) UUD NRI 1945 juga mengamanatkan untuk menjaga dan meningkatkan budaya nasional yang mengakar di Indonesia.

"Kami yakin politik Islam justru dalam rangka menguatkan seni dan budaya positif yang berkembang dan diterima di tengah masyarakat. Karena politik yang baik tidak akan lepas dari akar budaya. Kami hadir untuk mendukung dan melestarikan budaya baik yang menyebar di masyarakat Indonesia, misalnya dengan rawi, hadroh, dan marawis. Untuk itulah berbagai perlombaan kami lakukan, agar cinta budaya ini menyebar dan diminati oleh masyarakat, yang ternyata antusiasme mereka sangat tinggi," papar HNW.

"Selain itu, kami juga akan menyelenggarakan acara Maulid Nabi Muhammad SAW yang sudah secara rutin dilakukan setiap tahun. Peringatan Maulid itu juga merupakan tradisi yang baik. Dan itu menegaskan posisi PKS yang tidak anti maulid, melainkan justru mengajak Umat dan bangsa Indonesia, meneladani Rasulullah SAW yang sukses hadirkan masyarakat Madani dan Islam yang Rahmatan lil alamin," imbuhnya.

Dalam lomba pembacaan rawi ini, HNW mengingatkan kepada peserta untuk tidak sekadar membaca dan melantunkan syairnya, tetapi juga menghayati dan memahami arti dari hadits yang berisi perjalanan hidup, keteladanan dan pujian terhadap Nabi Muhammad SAW.

"Kalau kita memahami apa yang kita baca, Insyaallah cinta dan pembelaan kita kepada Rasulullah akan semakin dalam, dan terus meneladani beliau dalam menghadirkan kemakmuran dan membela umat dari segala kedzaliman, Islam yang tidak radikal, melainkan Islam yang rahmatan lil alamin," cetus Hidayat.

(akn/ega)