Perwakilan Mabes TNI AD Layat Jenazah Aswin
Selasa, 18 Apr 2006 12:39 WIB
Jakarta - Sejumlah anggota TNI AD berkunjung ke rumah Slamet Raharjo, orang tua Aswin Dhaneswara. Mereka melayat jenazah Aswin, bocah 10 tahun yang menjadi korban tembak anggota TNI AD. TNI AD juga menyediakan voorijder untuk membawa jenazah Aswin ke tempat pemakaman umum (TPU) Tanahkusir, Jakarta Selatan.Para anggota TNI AD tiba di rumah duka, Jl Flamboyan, Menteng Dalam, Tebet, Jakarta Selatan, sekitar pukul 11.30 WIB, Selasa (18/4/2006). Mereka menumpang bus berwarna hitam kehijauan bertuliskan "Mabes AD". Hingga pukul 12.30 WIB, mereka yang mengenakan seragam tentara masih berada di rumah duka.TNI AD juga menyediakan voorijder untuk mengantar jenazah ke pemakaman. Voorijder terdiri dari 3 motor bertuliskan Polisi Militer (PM). Tiga motor ini disiagakan di depan rumah Aswin.Aswin Suka Ganggu TemanTeman-teman sekolah Aswin di kelas 5 A SD I Yasporbi juga datang melayat. Mereka tiba sejak pukul 09.30 WIB dan pulang sekitar pukul 11.00 WIB. Mereka datang melayat dengan dipimpin gurunya.Salah seorang teman Aswin, Mutiara, menceritakan tentang keseharian Aswin. "Aswin adalah anak yang agak nakal, jahil, tapi menyenangkan. Dia suka mengganggu teman-teman," kata Mutiara polos kepada para wartawan. Meski begitu, Mutiara mengaku sangat sedih atas kepergian Aswin. "Kemarin terakhir ketemu sepulang sekolah. Setelah itu, dia bimbel di Quantum, saya juga bimbel di tempat lain," kata dia.Aswin tertembak peluru nyasar pada Senin 17 April pukul 17.00 WIB. Peluru yang menyalak dari pistol anggota TNI berinisial JS berpangkat sersan mayor (serma) ini mengenai pundak Aswin hingga tewas.
(asy/)











































