Eks Bupati Kukar Akui Kenal AKP Robin dari Azis Syamsuddin

Zunita Putri - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 14:38 WIB
Rita Widyasari Jadi Saksi di Sidang AKP Robin
Rita Widyasari Jadi Saksi di Sidang AKP Robin (Zunita/detikcom)
Jakarta -

Mantan Bupati Kutai Kartanegara Rita Widyasari mengungkapkan awal mula dia mengenal mantan penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju alias Robin. Rita mengatakan dia mengenal Robin karena dikenalkan mantan anggota DPR RI Azis Syamsuddin.

Awalnya, Rita ditanya mengenai Azis Syamsuddin. Rita mengatakan sangat mengenal Azis karena satu partai dan berada di organisasi yang sama.

"Kenal (Azis Syamsuddin) beliau adalah teman saya, sahabat saya, suami kakak saya, yang saya kenal sejak di KNPI dan Golkar beliau. Beliau adalah teman saya di beberapa kegiatan Koesgoro, misalnya," ucap Rita dalam sidang di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakpus, Senin (18/10/2021).

Rita mengaku Azis pernah mengunjunginya di Lapas Tangerang. Saat itu, Azis mengenalkan Robin yang merupakan penyidik KPK.

"Pernah (bertemu di Lapas) September 2020, waktu itu membahas Golkar karena mau ada pergantian Ketua Golkar, juga beliau mengatakan akan mengenalkan Pak Robin," ucapnya.

Rita menyebut Azis mengatakan akan mengenalkan Robin sebagai orang yang mampu membantu Rita mengajukan peninjauan kembali (PK) atas kasusnya di KPK.

"Ya beliau bilang nanti (Robin) bantu-bantu terkait kasus PK di MA," kata Rita.

Kemudian, lanjut Rita, Azis datang ke Lapas Tangerang bersama Robin. Dalam perkenalan itu, Rita mengatakan Robin menunjukkan ID card penyidik KPK.

Setelah Azis mengenalkan Robin, kata Rita, keesokan harinya Robin mendatangi Rita lagi. Dalam pertemuan itu, Robin berjanji akan membantu PK Rita di MA.

"Besok-besoknya dia (Robin) datang dengan Maskur, kemudian belaiu sampaikan bisa bantu saya tapi harus ada lawyer fee dan saya harus berhentikan pengacara lama, dan itu saya lakukan lewat surat menyurat," jelasnya.

"Disampaikan juga beliau (Robin) bisa bantu PK, dan akan berikan 19 aset saya yang disita KPK," lanjutnya.

Rita mengatakan, untuk menangani PK Rita, Robin dan Maskur meminta fee Rp 10 miliar. Permintaan itu disampaikan oleh Maskur Husain.

"(Fee) Rp 10 miliar, mintanya Rp 10 miliar, itu katanya juga sudah murah karena ada Pak Robin," ucap Rita.

Rita sendiri mengaku tidak tahu kenapa Maskur 'menjual nama' Robin. "Saya nggak tahu, ada Pak Robin di sini, mungkin bisa menekan hakim atau gimana saya nggak tahu," kata Rita.