Mustafa Kemal Ataturk, Sosok yang Diusulkan Jadi Nama Jalan di DKI

Tim detikcom - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 14:45 WIB
Izmir, Turkey - May 19 , 2019: Students are holding Turkish flags.  Celebrations of the 19 May 2019 Memoriam of Mustafa Kemal Ataturk, Youth and Sports Festival Izmir Konak Turkey. Republic Square.
Mustafa Kemal Ataturk, sosok yang diusulkan Jadi Nama Jalan di DKI (Foto: Getty Images/CasPhotography)
Jakarta -

Mustafa Kemal Ataturk jadi sorotan usai diusulkan jadi nama sebuah jalan di DKI Jakarta. Rencana penyematan tokoh asal Turki ini menimbulkan kontroversi dari sejumlah pihak.

Usulan penggantian nama jalan itu dikemukakan oleh Duta Besar Indonesia untuk Ankara, Muhammad Iqbal. Disebutkan Indonesia berencana mengganti nama jalan di daerah Menteng, Jakarta, dengan nama Mustafa Kemal Ataturk. Presiden Turki mungkin akan meresmikannya secara langsung saat datang ke Jakarta awal tahun depan.

"Kami sudah meminta komitmen dari pemerintah DKI Jakarta untuk pemerintah memberikan nama jalan dengan founding fathernya Turki di Jakarta," kata Duta Besar Indonesia di Ankara, Muhammad Iqbal dalam acara Ngopi Virtual, Jumat (15/10/2021).

Iqbal menjelaskan pihaknya telah memberikan data terkait karakter hingga panjang jalan kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. "Dalam hal ini, melalui wakil gubernur pada saat itu, sudah mengalokasikan salah satu jalan di daerah Menteng. Itu yang nantinya akan diberikan nama founding father Turki," kata Iqbal.

Meski usulan sudah dikemukakan, Pemprov DKI dan KBRI Ankara disebut masih menunggu kepastian nama yang akan digunakan sebagai jalan.

"Diharapkan jalan yang nanti dengan nama Bapak Bangsa Turki di DKI Jakarta itu, nantinya diharapkan akan diresmikan pada saat kunjungan Presiden Erdogan ke Jakarta," kata Iqbal.

Penamaan jalan menjadi Mustafa Kemal Ataturk pun mendorong tanda tanya baru. Siapa sebenarnya dia dan bagaimana kiprahnya saat memimpin Turki? detikcom merangkum informasinya berikut ini.

Biografi Mustafa Kemal Ataturk

Seperti dilansir BBC dan buku 'Pemikiran Politik Islam' yang ditulis oleh Dr Muhammad Iqbal, Mustafa Kemal Ataturk lahir pada 1881 di kota Salonika (saat ini Yunani) yang berada di bawah kekuasaan Kekaisaran Ottoman. Ayah Ataturk sempat menjadi seorang pejabat dan kemudian berprofesi sebagai pedagang kayu.

Di usia ke 12 tahun, Mustafa Kemal Ataturk menempuh pendidikan militer dan berlanjut belajar di akademi militer di Istanbul hingga lulus pada tahun 1905.

Mustafa Kemal Ataturk Mulai Revolusi Turki

Sebagai lulusan akademi militer, Mustafa Kemal Ataturk turun sebagai prajurit untuk melawan Italia di Libya. Dia juga terlibat dalam Perang Balkan (1912 - 1913). Pada 1915, dia dan pasukannya memukul mundur invasi Sekutu di Dardanelles.

Pada Mei 1919, Mustafa Kemal Ataturk memulai sebuah revolusi nasionalis di Anatolia, mengorganisir perlawanan terhadap penyelesaian damai yang diberlakukan di Turki kepada sekutu. Revolusi ini juga difokuskan untuk melawan upaya Yunani untuk merebut Smirna dan daerah pedalamannya. Kemenangan atas Yunani memungkinkan Ataturk untuk mengamankan revisi penyelesaian damai dalam Perjanjian Lausanne.

Mustafa Kemal Ataturk sempat diasingkan. Dalam pengasingannya itu, dia terus bercita-cita untuk melakukan revolusi di negaranya.

Lihat juga video 'Alasan India Tak Jadikan Sukarno Nama Jalan':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya soal Mustafa Kemal Ataturk yang menghapus sistem khilafah Turki di halaman selanjutnya.