Dubes RI di Turki Jelaskan soal Wacana Jalan Ataturk: Tata Krama Diplomatik

Tim detikcom - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 00:59 WIB
Dirjen Perlindungan WNI dan BHI Kemlu, Lalu M Iqbal
Foto: Lalu M Iqbal (dok. PWNI dan BHI Kemlu)
Jakarta -

Dubes RI untuk Ankara, Lalu M Iqbal memberikan klarifikasi terkait wacana jalan di DKI Jakarta diberi nama Ataturk yang sempat dikritisi sejumlah pihak. Iqbal menyebut Pemerintah Turki juga memberikan nama jalan di depan KBRI Ankara dengan nama Presiden RI pertama, Ir Soekarno.

"Sebagai simbol kedekatan kedua Bangsa yang sudah dimulai sejak abad ke-15, Pemerintah Turki setuju memenuhi permintaan Indonesia untuk memberikan nama jalan di depan KBRI Ankara dengan nama Bapak Proklamasi kita, Ahmet Sukarno (nama yang dikenal di Turki)," kata Muhammad Iqbal kepada wartawan, Minggu (17/10/2021).

Iqbal mengatakan sesuai tata krama diplomatik, maka Indonesia juga harus memberikan nama jalan di DKI Jakarta sesuai dengan nama Bapak Bangsa Turki. Dia menyebut Pemerintah Turki yang berhak menentukan nama jalan tersebut.

"Sesuai tata krama diplomatik, kita akan memberikan nama jalan di Jakarta dengan nama jalan Bapak Bangsa Turki. Yang akan menentukan nama jalannya bukan Pemerintah Indonesia dan juga bukan Pemda DKI," ucapnya.

Namun demikian, Iqbal menyebut hingga kini belum ada usulan nama secara resmi yang diajukan oleh Pemerintah Turki. Menurutnya nama jalan itu pasti akan mewakili harapan pemimpin dan rakyat Turki.

"Pemerintah Turki yang akan menentukan nama jalan tersebut nanti. Kita masih menunggu usulan resmi nama jalan tersebut. Apapun nama jalan itu nanti, pasti itu mewakili harapan pemimpin dan rakyat Turki," ujarnya.

Simak selengkapnya di halaman berikutnya.