Buntut Aksi Rachel Vennya, Polda Metro Bentuk Satgas Awasi Karantina

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 18 Okt 2021 14:26 WIB
Rachel Vennya
Rachel Vennya (Dok. Instagram/@rachelvennya)


Rachel Vennya Kabur Dibantu Oknum TNI

Rachel Vennya kabur saat karantina di RSDC Pademangan seusai kembali dari Amerika Serikat. Rachel Vennya bersama pacar dan manajernya disebut hanya menjalani karantina tiga hari dari total lima hari karantina yang harus dilakukannya.

Hasil penyelidikan awal, diketahui Rachel Vennya kabur atas bantuan oknum anggota TNI berinisial FS. Oknum TNI itu merupakan anggota pengamanan Bandara Soekarno-Hatta.

Langkah tegas kemudian diambil pihak Kodam Jaya. FS dinonaktifkan dari kesatuan TNI.

Kapendam Jaya Kolonel Arh Herwin BS mengatakan FS dinonaktifkan sejak Kamis (14/10/2021). Dia mengatakan FS dinonaktifkan oleh Pangdam Jaya Mayjen Mulyo Aji seusai acara syukuran Markas Brigkav 1 Limpung Alugoro di Serpong Utara, Tangerang Selatan.

"Sudah dinonaktifkan. Artinya, dari kemarin setelah Panglima acara di Serpong," kata Herwin kepada wartawan di Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara, Jumat (15/10).

Herwin menyebut FS dikembalikan ke kesatuan militernya. Namun dia tidak menyebut secara detail FS dikembalikan ke kesatuan militer mana.

"Yang bersangkutan sudah dinonaktifkan untuk dikembalikan ke kesatuan," kata Herwin.

Rachel Vennya Minta Maaf

Rachel Vennya sendiri sudah buka suara setelah disorot terkait aksi kaburnya tersebut. Dia kemudian menyampaikan permintaan maaf.

"Hallo teman-teman semua.. Aku mau minta maaf sama kalian semua atas semua kesalahan aku," tulis Rachel dalam Instagram Story-nya yang berlatar hitam, seperti dilihat detikcom, Kamis (14/10).

Rachel Vennya tidak memberikan konteks perihal ucapan maafnya tersebut. Dia pun belum sama sekali menyinggung soal aksi kaburnya dari RSDC Pademangan.

Rachel Vennya hanya menyebut dirinya kadang bersikap buruk. Dia kembali meminta maaf dan berharap kesalahannya menjadi pelajaran untuk dia.

"Kadang aku nyakitin orang lain, merugikan orang lain, egois & sombong. Aku minta maaf yg sebesar-besarnya. Dan semoga semua hal buruk yg pernah aku lakukan di hidup aku menjadi pelajaran buat aku," ungkap ibu dua anak ini.

"Untuk selalu berpikir saat melangkah ke depan dengan baik," sambung dia.


(mea/fjp)