Pria Ribut soal 'Cuci Kaki' Lalu Banting Kucing Dijerat Pasal Ini

Firda Cynthia Anggrainy - detikNews
Minggu, 17 Okt 2021 18:34 WIB
Tangkapan layar video viral
Foto: Tangkapan layar video viral pria maki-maki gara-gara persoalan anak diminta cuci kaki di Jakbar.
Jakarta -

Pria berinisial E, yang cekcok dengan tetangganya sendiri, RF, di Kalideres, Jakarta Barat (Jakbar), gara-gara urusan 'cuci kaki' lalu membanting kucing jadi tersangka. E dijerat dengan pasal-pasal ini.

"Hasil pemeriksaan mendalam terhadap pelapor/korban dan para saksi di TKP serta petunjuk yang bersesuaian dengan unsur pasal yang dipersangkakan," kata Kapolsek Kalideres AKP Oland saat dihubungi detikcom, Minggu (17/10/2021).

Polisi menyebut ada tiga pasal yang dipersangkakan kepada E, yang cekcok gara-gara 'cuci kaki'. Pasal-pasal tersebut adalah Undang-Undang Perlindungan Anak Nomor 35 Tahun 2014, Pasal 335 KUHP, dan Pasal 302 KUHP.

Dalam Pasal 335 KUHP ayat (1) butir 1 berbunyi: "Barang siapa secara sengaja melawan hukum, memaksa orang lain supaya melakukan, tidak melakukan, atau membiarkan sesuatu, dengan memakai kekerasan, atau dengan memakai ancaman kekerasan, baik terhadap orang itu sendiri maupun orang lain."

Sementara, Pasal 302 KUHP berbunyi:

"(1) Diancam dengan pidana penjara paling lama tiga bulan atau pidana denda paling banyak empat ribu lima ratus rupiah karena melakukan penganiayaan ringan terhadap hewan

1. barang siapa tanpa tujuan yang patut atau secara melampaui batas, dengan sengaja menyakiti atau melukai hewan atau merugikan kesehatannya;

2. barang siapa tanpa tujuan yang patut atau dengan melampaui batas yang diperlukan untuk mencapai tujuan itu, dengan sengaja tidak memberi makanan yang diperlukan untuk hidup kepada hewan, yang seluruhnya atau sebagian menjadi kepunyaannya dan ada di bawah pengawasannya, atau kepada hewan yang wajib dipeliharanya.

(2) Jika perbuatan itu mengakibatkan sakit lebih dari seminggu, atau cacat, atau menderita luka-luka berat lainnya, atau mati, yang bersalah diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan bulan, atau pidana denda paling banyak tiga ratus rupiah, karena penganiayaan hewan.

(3) Jika hewan itu milik yang bersalah, maka hewan itu dapat dirampas.

(4) Percobaan melakukan kejahatan tersebut tidak dipidana."

Pelaku ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani rangkaian pemeriksaan kepolisian sejak Jumat (15/10) malam. Polisi sebelumnya telah memeriksa dua orang saksi mata terkait peristiwa tersebut.

Selain itu, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa CCTV dan pakaian yang dikenakan saat pelaku melakukan keributan itu.

"Barang bukti recorder CCTV, kemudian baju yang digunakan pelaku, itu saja kurang-lebih," ujar Kapolsek Kalideres AKP Hasoloan Situmorang saat dihubungi, Minggu (17/10/2021).

Diberitakan sebelumnya, kasus ini bermula ketika anak pelaku diminta RF untuk cuci kaki sebelum masuk ke kediamannya. Mendengar itu, E, ayah anak tersebut, lantas memarahi dan mencaci RF.

Keributan antara E dan RF yang terjadi pada Rabu (13/10/2021) itu terekam dalam CCTV. Dalam video CCTV terlihat E mendatangi konter korban, RF.

E tampak marah-marah dan menunjuk-nunjuk wajah RF. Tampak emosional, E juga melempar kucing peliharaan RF ke lantai. Anak RF yang ada di gendongannya sampai menangis histeris. Peristiwa itu kemudian dilaporkan RF ke Polsek Kalideres.

Simak Video: Perkara 'Cuci Kaki' Buat Pria di Jakbar Dibekuk Polisi

[Gambas:Video 20detik]




(gbr/knv)