Howard: Australia Tidak Akan Minta Maaf ke RI Soal Papua

Howard: Australia Tidak Akan Minta Maaf ke RI Soal Papua

- detikNews
Selasa, 18 Apr 2006 09:34 WIB
Canberra - Pemberian visa bagi 42 pencari suaka asal Papua telah menyulut ketegangan antara Australia dan Indonesia. Namun Perdana Menteri (PM) Australia John Howard menegaskan tidak akan meminta maaf kepada Indonesia atas pemberian visa sementara itu.Menurut Howard, Australia tidak perlu minta maaf atas keputusan tersebut. Demikian seperti diberitakan harian The Australian, Selasa (18/4/2006).Diplomat senior Australia yang menjabat sebagai Kepala Departemen Urusan Luar Negeri dan Perdagangan, Michael L'Estrange, akan berkunjung ke Jakarta untuk bertemu dengan para menteri dan pejabat RI guna meredakan ketegangan dengan Indonesia.Setelah lawatan L'Estrange nanti, PM Howard berencana untuk berbicara langsung dengan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono mengenai masalah Papua ini. Ketika ditaya wartawan apakah pemerintah Australia perlu menyampaikan permohonan maaf, Howard menjawab, "Tidak!""Ini memang masalah yang sulit. Tapi ini bukan masalah yang tidak dapat diatasi, bukan tidak bisa diselesaikan. Saya yakin kita bisa menyelesaikan ini tapi akan butuh waktu," tandas Howard.Namun Howard mengingatkan, kedua belah pihak harus respek terhadap sudut pandang masing-masing. "Saya menghormati sensitivitas Indonesia terhadap isu Papua," kata Howard. "Tapi saya juga minta Indonesia untuk menerima bahwa kami punya prosedur, kami punya proses yang sesuai interpretasi hukum kami," imbuh pemimpin negeri Kangguru itu. (ita/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait