Seekor Harimau di Merangin Jambi Masuk Perangkap, Diamankan BKSDA

Ferdi Almunanda - detikNews
Sabtu, 16 Okt 2021 20:50 WIB
Seekor harimau masuk di Merangin Jambi masuk perangkap
Seekor harimau di Merangin, Jambi, masuk perangkap (Foto: dok. Istimewa)
Merangin -

Seekor harimau dewasa diamankan setelah masuk dalam perangkap yang dipasang tim gabungan polisi dan BKSDA Jambi. Harimau dengan panjang 2 meter itu terperangkap dalam kondisi hidup tanpa terluka.

"Iya, ada seekor harimau yang sudah diamankan karena masuk dalam perangkap yang kita buat. Harimau itu panjang sekitar 2 meter," kata Kapolsek Sungai Manau Iptu Mulyono saat dihubungi detikcom, Sabtu (16/10/2021).

Harimau itu masuk perangkap petugas pada Sabtu sore sekitar pukul 15.00 WIB. Nantinya harimau itu akan dibawa pihak BKSDA Jambi untuk diobservasi.

Meski sudah ada seekor harimau yang diamankan, Mulyono belum bisa memastikan apakah harimau yang masuk perangkap itu adalah harimau pemangsa dua warga Merangin, Jambi.

"Ini yang belum dapat kita pastikan, apakah ini adalah harimau yang menerkam warga di Desa Guguk dan warga di Desa Baru Air Batu karena mesti kita cek lagi," ujar Mulyono.

Tim gabungan saat ini masih memasang perangkap di beberapa lokasi yang menjadi lintasan harimau di sana. Mulyono meminta warga sekitar tetap waspada.

"Kita mengimbau warga kita di beberapa desa di Merangin, Jambi, untuk berhati-hati dan terus waspada sampai kita dapat memastikan apakah ini harimau yang menerkam warga kemarin," ujarnya.

Sebelumnya, seorang pemuda di Desa Baru Air Batu, Kecamatan Renah Pembarab, Kabupaten Merangin, Jambi, tewas setelah dimangsa harimau. Pemuda berusia 19 tahun bernama Abu Bakar itu tewas setelah tubuhnya terluka parah akibat gigitan dan cakaran.

Insiden ini terjadi pada Rabu (13/10). Harimau yang diduga berukuran besar itu menerkam korban saat korban mencari sinyal handphone di perbukitan.

Selain itu, seorang warga bernama Sidin (33) tewas setelah diserang oleh seekor harimau besar. Warga itu tewas setelah mengalami luka gigitan, cabikan, dan kondisi leher patah.

Kejadian itu pada Sabtu (25/6) malam, tepatnya pukul 22.00 WIB ketika korban sedang beristirahat sehabis mendulang emas di sekitar hutan adat.

(eva/eva)