Arahan Tegas Jokowi ke Menkominfo hingga Kapolri soal Pinjol Ilegal

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 22:19 WIB

OJK Bicara Manfaat Pinjol

Menurut Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Wimboh Santoso, pinjol sebenarnya menguntungkan masyarakat. Banyak masyarakat terbantu oleh pinjol jika pinjol tersebut legal dan tidak melakukan tindak pidana.

"Kita tahu pinjaman online banyak manfaatnya di mana bisa memberikan pinjaman kepada masyarakat secara cepat," kata Wimboh.

"Ini berkembang cukup bagus, tapi kita tahu tetap ada hal yang jadi perhatian kita. Jangan Masyarakat merasa terganggu dan tidak paham adanya pinjaman online ini," ujarnya.

Di OJK, terdaftar 107 pinjol. Pinjol-pinjol itu merupakan pinjol legal yang memiliki aturan tidak meresahkan masyarakat. Baik soal suku bunga maupun cara menagih utang.

"Di OJK, seluruh pelaku pinjaman online harus masuk asosiasi fintech. Dalam asosiasi, diharap bagaimana membina pelaku bisa lebih efektif memberikan pinjaman murah, cepat, dan tidak timbulkan ekses penagihan yang langgar kaidah dan langgar etika," katanya.

Namun, para pinjol ilegal yang saat ini marak membuat suku bunga tinggi. Selain itu, mereka menagih dengan cara-cara pidana.

"Di lapangan, banyak proses pinjaman online yang ditawarkan oleh perusahaan yang tidak terdaftar OJK. Kalau tidak terdaftar eksesnya banyak laporan masyarakat suku bunga tinggi, dan penagihan melanggar kaidah aturan etika," katanya.


(aik/knv)