Berlaku Senin, Jam Operasi Ganjil Genap Jakarta Kembali Normal 2 Sesi

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 13:27 WIB
Kebijakan pembatasan kendaraan dengan sistem ganjil genap diterapkan lagi di Jakarta pada hari ini, Kamis (12/8). Pemberlakuan ganjil genap mulai pukul 06.00 WIB-20.00 WIB.
Kawasan ganjil genap Jakarta (Foto: Rifkianto Nugroho/detikcom)
Jakarta -

Jam operasi ganjil genap kembali ke aturan semula, yakni dua sesi pada pagi dan sore hari. Kebijakan itu mulai diterapkan pekan depan.

"(Diberlakukan) mulai Senin 18 Oktober," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo saat dihubungi, Jumat (15/10/2021).

Ganjil genap berlaku tiap Senin-Jumat pada pagi hari pukul 06.00-10.00 dan sore hari pukul 16.00-20.00 WIB. Aturan ini berlaku di tiga lokasi gage yakni Jalan Sudirman, Jalan Thamrin, dan Jalan Rasuna Said kawasan Kuningan, Jaksel.

"Masih berlaku di tiga titik," ujar Sambodo.

Diketahui polisi membuat pengaturan 'baru' terkait ganjil genap di ruas jalan protokol Jakarta. Jika sebelumnya berlaku 16 jam, kini ganjil genap berlaku 2 sesi pagi dan sore hari.

Pengaturan jam operasi ganjil genap ini sebetulnya kembali ke aturan 'lama' yang mengacu pada Peraturan Gubernur (Pergub). Ganjil genap kini berlaku pada pagi dan sore hari.

"Terkait jam operasional jadi kita kembalikan kepada peraturan gubernur. Bahwa yang pertama Gage berlaku dari jam 06.00-10.00 WIB, kemudian dari jam 16.00-20.00 WIB," ujar Sambodo.

Kemudian, ganjil genap kini tidak berlaku setiap hari. Ganjil genap hanya berlaku setiap Senin hingga Jumat.

"Untuk Sabtu ,Minggu dan libur nasional Gage tidak berlaku," katanya.

Selain itu, polisi juga tidak lagi melakukan penjagaan di mulut ganjil genap. Polisi hanya berjaga di tengah-tengah kawasan ganjil genap.

"Jadi mulai hari ini dan seterusnya mungkin teman-teman melihat sejak di tadi pagi sudah tidak ada lagi anggota kami berjaga di mulut mulut Gage, seperti di Bundaran Senayan ataupun di Patung Kuda atau pun di Kuningan dan sebagainya," jelasnya.

"Tetapi kita tetap melaksanakan penindakan di tengah, akan ada anggota kami yang melaksanakan patroli kemudian melakukan penindakan kepada masyarakat yang melanggar aturan Gage, baik tilang secara manual maupun menggunakan e-TLE," sambungnya.

Untuk tilang manual, lanjut Sambodo, pihaknya akan melakukan pencocokkan data kendaraan sehingga dipastikan tak ada pengendara yang ditilang dua kali.

"Tentu saja setiap hari kami akan melaksanakan pencocokkan sehingga tidak ada masyarakat yang terkena tilang dua kali, baik tilang manual maupun tilang e-TLE," tuturnya.

Untuk diketahui, selama PPKM level 3 ini, polisi menerapkan ganjil genap di Jl Sudirman-Thamrin dan Kuningan. Ganjil genap sebelumnya berlaku setiap hari pada pukul 06.00-22.00 WIB.

Simak juga '5 Strategi Pemerintah Cegah Lonjakan Kasus Covid-19 Pada Libur Akhir Tahun':

[Gambas:Video 20detik]



(mea/fjp)