Penggerebekan Pinjaman Online Ilegal, Simak Lagi Arahan Jokowi dan Kapolri

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 15 Okt 2021 12:03 WIB
Penggerebekan Pinjaman Online Ilegal, Simak Lagi Arahan Jokowi dan Kapolri
Penggerebekan Pinjaman Online Ilegal, Simak Lagi Arahan Jokowi dan Kapolri --Lokasi PT Indo Tekno Nusantara Digerebek polisi (Foto: Khairul Ma'arif/detikcom)
Jakarta -

Penggerebekan pinjaman online ilegal mulai dilakukan polisi. Hal ini lantaran kemunculan pinjaman online atau pinjol kerap merugikan masyarakat.

Presiden Joko Widodo pun memberikan perhatian soal permasalahan tersebut. Usai mendapat arahan Jokowi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo pun memerintahkan jajarannya untuk melakukan penggerebakan pinjaman online ilegal tersebut.

Lantas apa arahan Jokowi dan Kapolri soal penggerebekan pinjaman online ilegal? berikut ulasannya.

Arahan Jokowi yang Dorong Penggerebekan Pinjaman Online Ilegal

Aksi penggerebekan pinjaman online ilegal di berbagai daerah bermula dari arahan Jokowi, Senin (11/10) lalu saat membuka acara OJK Virtual Innovation Day 2021. Jokowi menyoroti soal pinjol yang kerap merugikan masyarakat.

"Tetapi pada saat yang sama saya juga memperoleh informasi banyak penipuan dan tindak pidana keuangan telah terjadi. Saya mendengar masyarakat bawah yang tertipu dan terjerat bunga tinggi oleh pinjaman online, yang ditekan dengan berbagai cara untuk mengembalikan pinjamannya," ucapnya.

Saat itu, Jokowi juga meminta pihak-pihak terkait untuk mengawal ketat perkembangan teknologi di dunia keuangan. Perkembangan teknologi ini diharapkan dapat dikembangkan agar memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi.

"Jika kita kawal secara cepat dan tepat, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi raksasa digital, setelah China dan India dan bisa membawa kita menjadi ekonomi terbesar dunia ketujuh di 2030," tuturnya.

Penggerebekan Pinjaman Online Ilegal: Ini Arahan Kapolri

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespon arahan Jokowi soal pinjaman online. Dia memerintahkan seluruh jajarannya untuk melakukan tindakan tegas terhadap pinjol tersebut.

"Kejahatan pinjol ilegal sangat merugikan masyarakat sehingga diperlukan langkah penanganan khusus. Lakukan upaya pemberantasan dengan strategi preemtif, preventif, maupun represif," kata Sigit dalam memberikan pengarahan kepada Polda jajaran melalui video conference di Mabes Polri seperti dalam keterangan tertulis, Selasa (12/10/2021).

Untuk langkah preemtif, seluruh jajarannya diminta terus mengedukasi dan mensosialiasikan dan memberikan literasi digital agar tak ada lagi yang terjerat pinjol ilegal. Sigit juga mendorong kementerian/lembaga untuk memperbarui regulasi pinjol.

Sementara untuk langkah preventif, Sigit menyoroti agar dilakukan patroli siber di media sosial. Seluruh jajarannya juga perlu menjalin komunikasi dengan kementerian/lembaga terkait untuk memberantas transaksi keuangan dan penggunaan perangkat keras ilegal.

"Represif, lakukan penegakan hukum dengan membentuk satgas penanganan pinjol ilegal dengan berkoordinasi dengan stakeholder terkait. Buat posko penerimaan laporan dan pengaduan dan lakukan koordinasi serta asistensi dalam setiap penanganan perkara," papar Sigit.

Simak video 'Karyawan Pinjol DIY Ditargetkan Menagih Utang Rp 10 Juta Sehari':

[Gambas:Video 20detik]



Baca selengkapnya soal penggerebekan pinjaman online ilegal di halaman selanjutnya.