PPP Sorongkan Suharso Monoarfa Jadi Cawapres 2024

Matius Alfons - detikNews
Kamis, 14 Okt 2021 18:50 WIB
Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa
Foto: Ketum PPP Suharso Monoarfa (PPP)
Jakarta -

PPP bakal realistis menghadapi kontestasi Pilpres 2024 dengan jumlah suara yang hanya 4,5 persen di parlemen. Namun demikian, PPP menilai Ketua Umumnya, Suharso Monoarfa tetap cocok untuk bersanding di Pilpres 2024 sebagai Cawapres.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua DPP PPP, Achmad Baidowi alias Awiek saat acara diskusi di Gedung DPR, Kamis (14/10/2021). Awalnya Awiek menyebut PPP sebagai partai berbasis Islam masih tetap signifikan bersanding dengan partai lainnya meski hanya memiliki suara sebesar 4,5 persen saat Pemilu 2019.

"Tentang konstelasi politik di 2024, pada hari ini PPP menjadi salah satu partai yang, terus terang PPP memperoleh suara di Pemilu 2019 sebesar 4,5 persen suara, tetapi cukup signifikan dalam membentuk poros itu," kata Awiek.

Awiek mengatakan pihaknya sebagai partai religius bakal melengkapi partai-partai nasionalis yang memiliki suara besar. Dia lantas menyebut terbuka juga kemungkinan bersanding dengan Golkar ataupun Gerindra untuk melengkapi sisi partai religius.

"PPP sebagai perwakilan partai yang religius tentu akan melengkapi partai-partai yang nasionalis dari sisi religiusnya, begitu juga dengan Partai Golkar, Partai Golkar misalkan berjalan sendiri, disamping syarat koalisinya kurang, tetapi membutuhkan untuk melapisi dari sisi religiusnya, bahkan kehadiran PPP sebagai salah satu partai partai identitas yang berasas agama Islam bahkan dibutuhkan kehadirannya di situ," ucapnya.

"Tetapi wajib kami menghormati apa yang terjadi di Partai Golkar dan di partai lainnya juga kami di PPP memiliki langkah-langkah tersendiri, termasuk juga misalkan ada yang dari Gerindra mau mengajukan Prabowo Subianto dan disandingkan dengan Suharso Monoarfa, ya bisa saja tetapi sampai hari ini belum terlaksana mengenai poros-poros tersebut," lanjutnya.

Awiek lantas menyebut pihak PPP tetap realistis melihat realita politik dari sisi nama, popularitas, hingga elektabilitas. Namun, menurutnya PPP tetap bisa mengajukan Suharso Monoarfa sebagai Cawapres di Pilpres 2024.

"Kami apresiasi kepada partai Golkar yang mendeklarasikan pak Airlangga sebagai Capres karena beliau punya kekuatan, Kalau partai kami, Ketua Umum PPP (Suharso Monoarfa) mendeklarasikan sebagai Capres, kenapa tidak ngukur baju. Kalau kemudian Ketum PPP mendeklarasikan sebagai Cawapres saya kira bajunya pas," ungkapnya.

(maa/tor)