UMKM Diberi 'Karpet Merah' untuk Ikut Pengadaan Barang Jasa Pemerintah

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 14 Okt 2021 17:50 WIB
UU Cipta Kerja Bikin Pelaku UMKM Muda Lebih Mudah Berwirausaha (Foto: Istimewa)
UU Cipta Kerja Bikin Pelaku UMKM Muda Lebih Mudah Berwirausaha (Foto: Istimewa)

Tips Memperluas Pasar

Sementara itu, dalam kesempatan tersebut, founder sekaligus CEO Titipku Henri Suhardja memberikan sejumlah tips agar pelaku UMKM sukses bersaing di dunia digital. Mengingat pelaku UMKM bisa mengikuti lelang pengadaan barang dan jasa melalui marketplace.

Henri menjelaskan pelaku UMKM harus punya mindset go digital. Pengusaha yang memiliki bisnis puluhan tahun secara offline belum tentu produknya laku dijual di marketplace.

Kedua, pelaku UMKM perlu memiliki pemahaman bahwa berbisnis di dunia digital juga tidak bisa instan, tetapi memerlukan proses.

"Go online tidak berarti kita sudah go digital. Bisnis go digital tidak serta-merta buka toko di marketplace sekali, itu sudah masuk, tidak seperti itu. Kita harus bikin tokonya bagus, menarik, sehingga orang perlahan tahu bisnis yang kita bangun," ucap Henri.

CEO Titipku Henri Suhardja dalam acara Muda Bergerak (Foto: Istimewa)CEO Titipku Henri Suhardja dalam acara Muda Bergerak (Foto: Istimewa)

Henri menyarankan pelaku UMKM memiliki situs web sendiri, selain membuka toko di marketplace dan memiliki media sosial. Selain itu, untuk bisa bersaing, pelaku UMKM harus mempunyai segmen konsumen yang jelas dan nilai (value) produk.

"Kita harus menyasar target pembeli yang spesifik. Kemudian, setiap segmen itu punya value berbeda, misalkan pembeli memiliki kebanggaan dengan memakai produk kita," kata Henri.

Terakhir, pelaku UMKM juga harus punya perhitungan budget agar bisnis bisa berkembang dan menguntungkan.


(mae/fjp)