Fakta Komcad: Angkatan Pertama hingga Deddy Corbuzier Jadi Duta

Isal Mawardi - detikNews
Kamis, 14 Okt 2021 07:54 WIB
Upacara penetapan pasukan Komcad (Dok. Tim Dokumentasi Menhan Prabowo Subianto).
Foto: Upacara penetapan pasukan Komcad (Dok istimewa)
Jakarta -

Menteri Pertahanan, Prabowo Subianto, menjadikan Deddy Corbuzier sebagai duta komponen cadangan (komcad) TNI. Begini sederet fakta mengenai pembentukan Komcad hingga Deddy Corbuzier ditunjuk jadi duta.

1. Angkatan Pertama

Komcad angkatan pertama resmi ditetapkan dalam sebuah upacara yang digelar di Pusdiklatpassus, Bandung, Jawa Barat, Kamis (7/10/2021). Penetapan Komcad angkatan pertama dilakukan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kala itu, Prabowo turut mendampingi Jokowi. Keduanya terlihat mesra dalam acara penetapan Komcad tersebut. Jokowi dan Prabowo menaiki jip terbuka yang sama saat memeriksa pasukan Komcad TNI.

Komponen Cadangan adalah program sukarela atau tidak wajib yang diamanatkan oleh UU Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara (PSDN). Mobilisasi Komponen Cadangan hanya bisa dilakukan oleh Presiden atas persetujuan DPR RI dan di bawah kendali Panglima TNI.

Upacara penetapan pasukan Komcad (Dok. Tim Dokumentasi Menhan Prabowo Subianto).Upacara penetapan pasukan Komcad (Dok. Tim Dokumentasi Menhan Prabowo Subianto)

2. Bermacam Daerah dan Profesi

Jokowi telah menetapkan 3.103 anggota komponen cadangan (komcad) yang akan mendukung TNI sebagai komponen utama pertahanan RI. Anggota komcad TNI AD tersebut berasal dari bermacam-macam daerah dan profesi.

Diketahui mereka telah mendaftarkan diri secara sukarela serta melewati tahap seleksi pada 1-17 Juni 2021 dan pelatihan dasar kemiliteran pada 21 Juni-18 September lalu.

Melansir akun Instagram @belanegara_org yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Ditjen Pothan Kemhan), para anggota komcad berasal dari berbagai latar belakang. Ada yang berprofesi sebagai, wartawan, dosen, wiraswasta, dan mahasiswa. Setelah latihan selama tiga bulan di rindam masing-masing, nantinya mereka akan kembali menjadi warga negara biasa.

Selengkapnya di halaman selanjutnya

d'Mentor: Agar Tidak Tertipu Seperti Kasus Jouska

[Gambas:Video 20detik]