Tim Balai Cagar Budaya Diterjunkan Cek Patung Kuno di Labura

Ahmad Fauzi Manik - detikNews
Rabu, 13 Okt 2021 17:52 WIB
Patung kuno di Labura
Patung diduga benda kuno di Labura (Foto: dok. Istimewa)
Labuhanbatu Utara -

Tim dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Aceh diterjunkan ke lokasi penemuan patung kuno di Desa Meranti Omas, Kecamatan Na IX-X, Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatera Utara (Sumut). Tim tersebut mengecek temuan patung yang diduga benda cagar budaya itu.

"Ada empat orang, dari BPCB Aceh. Wilayah kerja mereka kan Aceh dan Sumatera Utara. Kita baru keluar dari lokasi," kata Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan Labura, Amir Hasanuddin Siahaan, kepada detikcom, Rabu (13/10/2021).

Amir mengatakan tim BPCB Aceh datang untuk melakukan verifikasi temuan patung kuno tersebut. Tim itu juga melakukan kajian awal apakah benda itu layak masuk kategori cagar budaya atau tidak.

Amir mengatakan penelitian akan dilanjutkan oleh arkeolog dari Medan. Rencananya, penelitian dilakukan bulan depan.

Ketua tim BPCB Aceh yang datang ke Labura, Fajar Rianto, mengatakan pihaknya bertugas memastikan keamanan patung tersebut. BPCB meminta kesedian Pemkab Labura menjamin keamanan patung tersebut selama proses kajian berjalan.

"BPCB ini kan sifatnya memastikan penemuan, melihat ke lapangan. Dan tugasnya juga terkait pelestarian. Jadi selain melihat, kami juga minta agar Disdik Labura bersama aparat Desa untuk memastikan keamanan patung ini," kata Fajar.

"Selama masih dalam penelitian, benda ini dikategorikan sebagai benda yang diduga cagar budaya. Untuk menentukan itu nanti ada tim ahli yang menelitinya," sambungnya.

Penemu patung, Darpin Ritonga, mengatakan dirinya diminta bantuan untuk menjaga keamanan patung itu. Dia menyebut arkeolog bakal memulai penelitian pada 1 November.

"Mereka yang bilang tadi. Katanya mulai 1 November," kata Darpin.

Sebelumnya, patung yang diduga patung kuno itu ditemukan di Desa Meranti Omas, Kecamatan Na IX-X, Labura, Sumut. Petani yang menemukan patung kuno itu bernama Darpin Ritonga.

"Ya benar, ada patung yang ditemukan warga kita, atas nama Darpin Ritonga, di ladangnya sendiri pada tanggal 29 hari Rabu yang lalu," kata Kepala Desa Meranti Omas, Baharuddin Sagala, kepada detikcom, Sabtu (2/10).

Simak selanjutnya di halaman berikutnya.